Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

SMAS Imanuel Palu Ubah Mindset ASN, Siswa Wajib Jualan

Ade Safitri • Rabu, 15 April 2026 | 19:43 WIB
Kepala sekolah Rita Christi L (Istimewa)
Kepala sekolah Rita Christi L (Istimewa)

RADAR PALU - Siswa SMAS GKST Imanuel Palu kini tak lagi didorong mengejar status ASN, tetapi wajib terjun langsung berwirausaha sejak sekolah.

Kebijakan ini diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026 sebagai bagian dari program unggulan kewirausahaan. Kepala sekolah Rita Christi L. menyebut mayoritas siswa berasal dari luar Kota Palu, dengan latar belakang keluarga yang masih menganggap ASN sebagai simbol utama kesuksesan.

“Mindset itu yang kami ubah. Sukses tidak harus jadi ASN. Banyak orang tua masih berpikir begitu,” kata Rita, Rabu (15/4). 

Baca Juga: Skor TKA SMP 2026 Diprediksi Serendah SMA, Alarm Literasi

Ubah Pola Pikir dari Sekolah 

Rita mengungkapkan sekitar 90 persen siswa berasal dari daerah, di mana profesi ASN masih dianggap “kasta tertinggi”. Kondisi ini mendorong sekolah melakukan intervensi serius sejak dini.

Menurutnya, sekolah tidak hanya memberi motivasi, tetapi langsung mengarahkan siswa untuk memahami realitas dunia kerja dan peluang ekonomi di luar jalur birokrasi.

Program ini juga melibatkan Majelis Pendidikan Kristen (MPK) dengan menghadirkan praktisi bisnis sebagai mentor, termasuk pakar sales nasional, Dedy Budiman.

Dari Teori ke Praktik Jualan

Setelah satu semester mendapatkan teori kewirausahaan, siswa kini masuk tahap praktik. Mereka mulai menjual produk secara langsung sebagai bagian dari pembelajaran.

“Semester ini mereka sudah praktik. Bukan cuma belajar, tapi sudah berjualan,” tegas Rita.

Kegiatan ini dirancang agar siswa memiliki pengalaman riil, mulai dari membaca pasar hingga menghasilkan pendapatan sendiri.  

Baca Juga: Smansa Palu Jaring Bibit Atlet se-Sulteng, 114 Pebulu Tangkis Muda Adu Skill di KBSC 2026

Target: Mandiri Sebelum Lulus

Sekolah menargetkan siswa tidak hanya siap kuliah, tetapi juga punya kemandirian finansial sejak dini.

Rita menekankan, kemampuan melihat peluang dan tidak bergantung pada orang tua menjadi bekal utama menghadapi masa depan.

“Harapannya, mereka sudah bisa punya penghasilan sendiri, minimal tahu cara cari uang,” ujarnya.

Program ini menjadi langkah konkret memutus pola pikir lama sekaligus menjawab tantangan dunia kerja yang makin kompetitif.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Kewirausahaan sekolah #SMAS Imanuel Palu #mindset Palu #Pendidikan Palu #siswa