RADAR PALU – Kabar tidak sedap kembali berembus dari dunia pendidikan. Program beasiswa Berani Cerdas untuk program sarjana (S1) yang diterima sejumlah mahasiswa di Universitas kota Palu disinyalir tidak tepat sasaran. Kabar ini terendus usai dilakukan klarifikasi dan verifikasi langsung ke pihak Universitas Tadulako (Untad).
Diduga, sejumlah oknum mahasiswa yang terdaftar sebagai penerima beasiswa Berani Cerdas tidak memenuhi persyaratan. Mirisnya, di antaranya berstatus sebagai penerima beasiswa lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP).
Sumber Radar Palu Jawa Pos, menyebutkan ada indikasi maladministratif di tubuh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Diduga kuat dokumen registrasi dari pihak universitas dimanipulasi sedemikian rupa agar sesuai dengan ketentuan administratif.
Dicurigai mekanisme pengiriman dokumen (soft file) melalui email menjadi salah satu celah terjadinya kebobolan Standar Operasional Prosedur (SOP) pendaftaran.
Sampai saat ini belum ada kejelasan jumlah pasti kerugian keuangan daerah akibat dugaan penerimaan beasiswa yang tidak sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah (Disdik Sulteng) sudah dilakukan.Namun, saat ini Kadis Disdik Sulteng sedang dalam perjalanan dinas ke Banggai. Sementara itu, Sekretaris Disdik (Sekdis) Syam Zaini menolak memberikan keterangan karena merasa bukan kapasitasnya saat ditemui di Disdik Sulteng, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: SMKN 5 Palu Punya Mesin Rp3 Miliar, Tapi Kekurangan Guru Produktif
“Maaf, ya, untuk beasiswa Berani Cerdas sebaiknya dikonfirmasi langsung ke Pak Kadis,” tolak Syam.(cr1)
Editor : Rony Sandhi