Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

SMK Alkhairaat Palu Pilih Jalur Religi, Cetak Vokasi Berkarakter

Ade Safitri • Kamis, 22 Januari 2026 | 15:10 WIB
Kepala SMK Alkhairaat Palu, Awalia Ngkoyo
Kepala SMK Alkhairaat Palu, Awalia Ngkoyo

RADAR PALU– Di tengah arus pendidikan vokasi yang kerap berorientasi pada target industri, SMK Alkhairaat Palu memilih berjalan dengan ritme berbeda. Sekolah yang berada di Jalan Sis Aljufri ini tidak hanya mengejar capaian akademik dan keterampilan kerja, tetapi juga konsisten membangun fondasi religi demi melahirkan generasi muda yang berilmu dan berakhlak.

Pendekatan semi-pesantren menjadi ciri khas SMK Alkhairaat Palu. Nilai-nilai spiritual ditempatkan sebagai dasar utama sebelum siswa mendalami materi kejuruan. Pola ini sekaligus menjadi daya tarik dalam proses penerimaan peserta didik baru yang saat ini masih berlangsung.

Kepala SMK Alkhairaat Palu, Awalia Ngkoyo, menegaskan bahwa pendidikan keagamaan menjadi “menu wajib” bagi seluruh siswa, tanpa mengesampingkan kompetensi vokasi yang diajarkan di sekolah. 

“Karena ini sekolah Alkhairaat, basic-nya memang ke pesantren. Walaupun kita sekolah kejuruan, saya mengunggulkan kegiatan keagamaan,” ujar Awalia, Kamis (22/1).

Saat ini, SMK Alkhairaat Palu membuka tiga jurusan unggulan, yakni Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), serta Pemasaran. Ketiga jurusan tersebut dipadukan dengan pembiasaan religi yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Ritual pagi menjadi pemandangan rutin di sekolah ini. Sebelum pelajaran dimulai, siswa diwajibkan mengaji dan membaca Asmaul Husna. Bahkan, guru yang mengajar pada jam pertama tidak diperkenankan memulai materi sebelum lantunan nama-nama baik Allah tersebut dibacakan bersama.

Tak hanya itu, sistem piket di SMK Alkhairaat Palu juga memiliki kekhasan tersendiri. Selain tugas kebersihan, setiap kelas mendapatkan giliran menjalankan peran dalam sholat berjamaah.

“Setiap hari anak-anak wajib sholat berjamaah. Itu bergantian, ada yang bertugas kultum, azan, dan menjadi imam. Setelah itu membaca Asmaul Husna,” jelas Awalia. 

Sekolah ini juga tetap menjaga tradisi yang diwariskan pendiri Alkhairaat. Aktivitas belajar diliburkan setiap hari Jumat dan diganti dengan masuk pada hari Ahad atau Minggu.

“Jumat kami libur karena mengikuti aturan yayasan. Itu sudah menjadi tradisi dari pendiri Alkhairaat,” tambahnya.

Melalui pendekatan tersebut, SMK Alkhairaat Palu berharap dapat mencetak lulusan vokasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki karakter religius, disiplin, dan berintegritas. Sebuah ikhtiar menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu, keterampilan, dan nilai spiritual di tengah tantangan zaman.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Radar Palu #karakter siswa #sekolah vokasi #semi pesantren #SMK Alkhairaat Palu #pendidikan religi