La Ntowagi mengatakan bahwa siswa-siswi taekwondo SDN Inpres 1 Birobuli telah berkompetisi hingga tingkat nasional dan berhasil meraih juara satu, dua, dan tiga. Prestasi di karate juga tidak kalah membanggakan karena hampir selalu membawa pulang gelar juara di setiap event. Di bidang seni, sekolah meraih juara satu tingkat kecamatan dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Keberhasilan ini, ujar La Ntowagi, merupakan hasil dari latihan yang tekun dan konsisten. Siswa yang mengikuti cabang bela diri berlatih dua kali dalam seminggu, sementara bidang seni juga dibina secara khusus. Dukungan orang tua juga menjadi faktor penting. “Kami dan orang tua bekerja sama. Dukungan mereka sangat besar dalam keberhasilan anak-anak,” jelasnya.
Selain fokus pada ekstrakurikuler, sekolah juga mulai memperkuat program akademik. SDN Inpres 1 Birobuli telah menyiapkan pembinaan untuk menghadapi ajang KSN, yang sudah dimasukkan dalam RKA sekolah. Guru diminta untuk aktif mendeteksi potensi akademik siswa melalui nilai dan pengamatan sehari-hari.
Tidak hanya siswa, guru-guru SDN Inpres 1 Birobuli juga menunjukkan antusiasme dengan mengikuti lomba guru berprestasi dan lomba mengajar. Meskipun belum meraih juara, partisipasi tersebut menjadi wadah evaluasi dan peningkatan kompetensi.
Selain itu, La Ntowagi menegaskan bahwa kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi pondasi penting dalam mendampingi perkembangan siswa. Setiap rapat sekolah selalu melibatkan orang tua untuk menyampaikan program dan kebutuhan pembinaan anak. Ia menekankan bahwa dukungan orang tua sangat mempengaruhi pencapaian siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Kami selalu mengajak orang tua untuk bersama-sama mendukung anak-anak. Tanpa kerja sama, program sekolah tidak akan berjalan maksimal,” ucapnya.
Di sisi lain, ia juga memaparkan tantangan utama yang dihadapi sekolah, yaitu memastikan seluruh pihak, baik guru, orang tua, dan masyarakat, memiliki pemahaman dan keyakinan yang sama terhadap program sekolah.
Menurutnya, respon dan keterlibatan orang tua sangat menentukan keberhasilan program yang dijalankan. Karena itu, pihak sekolah terus berupaya membangun komunikasi yang baik dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif agar prestasi SDN Inpres 1 Birobuli dapat meningkat setiap tahunnya.
La Ntowagi juga menyampaikan bahwa dukungan Dinas Pendidikan sangat membantu, terutama dalam perbaikan sarana sekolah dan rencana penambahan ruang kelas baru untuk mengatasi peningkatan jumlah siswa. Upaya ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal.
Menutup penjelasannya, La Ntowagi berpesan agar seluruh guru dan siswa terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga nama baik sekolah. “SD adalah fondasi. Kalau dasarnya kuat, masa depan anak-anak insya Allah lebih baik,” ujarnya. (mg1)
Editor : Nur Soima Ulfa