RADAR PALU – Sepak bola Sulawesi Tengah tidak ingin sekadar melahirkan juara di level kelompok umur. Dari lapangan-lapangan pertandingan Piala Soeratin, daerah ini ingin menemukan pemain muda yang suatu hari mampu menembus level nasional.
Harapan itu menjadi salah satu target utama Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Sulawesi Tengah yang mulai bergulir Kamis (3/9).
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, kompetisi kelompok usia harus dipandang sebagai bagian dari proses panjang pencarian dan pembinaan pemain.
Baca Juga: Pemkab Touna Dorong Penetapan Garis Sempadan Danau Banano
Menurutnya, turnamen tersebut bukan hanya soal trofi. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk melihat pemain-pemain potensial yang bisa dikembangkan lebih jauh.
"Ini kegiatan penting selain pembinaan lewat BERANI Cup," kata Anwar saat membuka Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Sulawesi Tengah di Lapangan PS Gawalise Tipo, Rabu sore (2/9).
Bidik Pemain Terbaik dari Berbagai Daerah
Baca Juga: KI Sulteng Apresiasi Morut Pertahankan Kabupaten Informatif
Anwar berharap pembinaan sepak bola usia muda tidak berhenti pada satu kompetisi. Askab PSSI bersama pemerintah kabupaten di masing-masing daerah diminta membangun pembinaan secara berjenjang.
Dengan pola tersebut, pemain terbaik dari berbagai wilayah di Sulteng nantinya dapat dipertemukan dalam satu tim yang lebih kompetitif.
"Nanti kita pertemukan tim-tim terbaik dari seluruh wilayah untuk mendapatkan pemain terbaik seperti Witan Sulaeman," ujarnya.
Nama Witan Sulaeman menjadi gambaran pemain daerah yang berhasil berkembang hingga level nasional dan internasional.
Karena itu, gubernur ingin kompetisi usia muda di Sulteng tidak berlangsung sesaat. Piala Soeratin akan dijadikan agenda berkelanjutan untuk membangun fondasi sepak bola daerah.
"Piala Soeratin akan kita lakukan terus menerus," tegasnya.
Baca Juga: Bupati Serahkan Bantuan Program Bedah Rumah Merah Putih di Kecamatan Tojo Barat
Investasi Menuju PON 2028
Pembinaan pemain sejak usia dini juga diarahkan untuk mendukung target yang lebih besar. Sulteng menargetkan prestasi tinggi pada cabang sepak bola di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Anwar meyakini target tersebut harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Salah satu caranya dengan memperbanyak kompetisi dan memberi ruang kepada pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
Baca Juga: Piala Soeratin U-15 dan U-17 Jadi Jalan Pembinaan Talenta Muda Sulteng
Dari kompetisi seperti Piala Soeratin, pemain tidak hanya diuji kemampuan teknik. Mental, kedisiplinan, kerja sama tim, dan konsistensi juga akan terlihat selama pertandingan.
Gubernur menilai potensi pemain muda Sulteng cukup menjanjikan jika mendapatkan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Kompetisi Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Sulteng dijadwalkan mulai berlangsung Kamis (3/9).
Pertandingan dibagi di dua lapangan. Kategori U-15 dipusatkan di Lapangan Kalavata, Kelurahan Nunu.
Sementara pertandingan kelompok U-17 digelar di Lapangan PS Gawalise Tipo.
Dengan bergulirnya kompetisi tersebut, pencarian bibit baru sepak bola Sulteng pun dimulai. Bukan hanya untuk menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi juga siapa yang memiliki potensi berkembang menjadi pemain masa depan daerah. ***
Editor : Muhammad Awaludin