Target Regenerasi, Pembinaan Atlet dan Wasit Biliar Sulteng Digenjot
Rina Khalik• Sabtu, 2 Mei 2026 | 18:56 WIB
Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah periode 2025–2029 resmi dilantik oleh Pengurus Besar (PB) POBSI.(Rina Abd Halik)
RADARPALU – Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah periode 2025–2029 resmi dilantik oleh Pengurus Besar (PB) POBSI. Pelantikan ini memberikan semangat baru dalam upaya membina serta mengemban cabang olahraga biliar di Sulteng.
Ketua Umum POBSI Sulawesi Tengah, Andi Raharja Limbunan, menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat besar terhadap perkembangan olahraga biliar di daerah.
“Saya sangat surprise, dukungan pemerintah provinsi sangat besar. Gubernur dan wakil gubernur sangat antusias,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu (2/5/2026).
Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk DPRD dan PB POBSI. Ke depan, pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di cabang olahraga biliar.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas wasit. Saat ini, Sulawesi Tengah telah memiliki wasit bertaraf internasional, yakni Iqbal Sunusi. Namun, menurutnya, regenerasi harus terus dilakukan.
“Kita harus bangga punya wasit internasional. Tapi target saya ke depan adalah regenerasi, baik dari wasit maupun atlet. Kita ingin melahirkan wasit internasional baru seperti Pak Iqbal,” katanya.
Dari sisi atlet, POBSI Sulteng juga terus mendorong pembinaan berkelanjutan. Beberapa atlet muda dinilai memiliki potensi besar. Saat ini, organisasi POBSI telah aktif di 11 kabupaten/kota dari total 13 daerah di Sulawesi Tengah.
Terkait target prestasi, POBSI Sulteng membidik masuk 10 besar. Ia menilai biliar bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga mental dan akurasi.
“Ini olahraga yang sangat mengandalkan psikologi dan ketepatan. Jadi mental dan pelatihan harus disiapkan dengan baik,” tegasnya.
Menurutnya, prestasi tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga masa depan pembinaan atlet.
Dalam pelaksanaannya, POBSI Sulteng akan fokus menciptakan aktivitas yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan berbagai event di tingkat kabupaten dan kota.
“Kami ingin memastikan perkembangan tidak hanya terjadi di satu tempat, tetapi merata,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun komunitas serta menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Saya akan selalu bertanggung jawab memikirkan bagaimana olahraga ini terus bertumbuh,” tandasnya.(rna)