RADARPALU – Dewa United Banten FC menyiapkan strategi khusus jelang menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Serang, Rabu (29/4) sore.
Tim berjuluk Banten Warriors itu mewaspadai potensi permainan bertahan dari tim tamu.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa timnya belajar banyak dari laga sebelumnya saat menghadapi Madura United.
Baca Juga: Tak Hanya Kejar Nilai, SDN 15 Palu Beri Panggung Siswa Berkebutuhan Khusus
Dalam pertandingan tersebut, Dewa United kebobolan cepat yang membuat skenario permainan menjadi sulit dijalankan.
“Kami tertinggal di awal pertandingan dan itu membuat rencana permainan menjadi tidak berjalan. Lawan kemudian lebih banyak bertahan dan itu menyulitkan kami,” ujarnya dalam sesi pre-match press conference, Selasa (28/4).
Riekerink menilai situasi serupa berpotensi kembali terjadi saat melawan Persijap. Tim asal Jepara yang kini berada di zona bawah klasemen diprediksi akan bermain disiplin dengan pertahanan rapat demi mencuri poin.
Baca Juga: PMD Morut Sebut Barang BKK Tak Sesuai Proposal Dibeli Offline
Mengantisipasi hal itu, pelatih asal Belanda tersebut memastikan timnya telah menyiapkan pendekatan taktik untuk membongkar strategi bertahan lawan.
“Kami memahami bahwa tim di zona degradasi akan berjuang keras. Mereka kemungkinan besar bertahan, dan kami sudah menyiapkan solusi untuk menghadapi situasi itu,” jelasnya.
Meski memiliki waktu persiapan yang relatif singkat, Riekerink tetap optimistis dengan kesiapan timnya. Ia menilai para pemain mampu menyerap instruksi dengan baik dan siap mengeksekusi strategi di lapangan.
Bagi Dewa United, pertandingan ini menjadi krusial dalam upaya menembus papan atas klasemen. Target finis di empat besar membuat mereka harus tampil efektif dan tidak kehilangan poin di kandang sendiri.
“Kunci pertandingan ini bukan hanya motivasi, tetapi bagaimana kami mengeksekusi taktik dengan tepat di lapangan,” pungkasnya.(*)
Editor : Mugni Supardi