Dalam konferensi pers jelang laga, Castro menyebut duel kontra Sevilla bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan kesempatan penting untuk memangkas selisih poin.
Baca Juga: Cabai dan Bawang Kembali Langka, Kemendagri: Jangan Hanya Rapat Tanpa Aksi
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat intens dari kedua tim, dan kami akan mencoba untuk menjadi lebih baik dari mereka,” ujar Castro.
Ia mengungkapkan, saat pertama kali menangani Levante, timnya tertinggal cukup jauh dari Sevilla. Namun kini selisih poin semakin menipis dan membuka peluang untuk mendekat di klasemen.
“Kami sempat tertinggal sepuluh poin, sekarang bisa hanya satu pertandingan saja. Lebih dari sebelumnya, kami harus percaya ini mungkin. Ini tiga poin yang harus kami menangkan,” tegasnya.
Baca Juga: Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Baru Cadangan Pangan Nasional April 2026
Berdasarkan klasemen sementara, Sevilla berada di peringkat ke-17 dengan 34 poin, hanya unggul tipis dari Alaves (33 poin).
Sementara Levante masih tertahan di posisi ke-19 dengan 29 poin, hanya terpaut lima angka dari Sevilla. Kondisi ini membuat laga menjadi sangat menentukan bagi kedua tim.
Castro juga mengakui bahwa pergantian pelatih di kubu Sevilla membuat timnya minim informasi detail.
Baca Juga: Dramatis! 2 Turis Rusia Dievakuasi dari Tebing Kuta
Meski demikian, ia menilai Sevilla tetap berbahaya dengan gaya bermain yang lebih direct dan minim risiko di lini belakang.
Selain faktor teknis, Castro menyoroti pentingnya dukungan suporter di Stadion Ciutat de València. Ia menyebut atmosfer kandang menjadi kekuatan tambahan bagi Levante.
“Kami seperti bermain dengan satu pemain tambahan di kandang. Ada sinergi antara suporter, staf, dan pemain yang memberi keuntungan dalam setiap pertandingan,” jelasnya.
Dengan kondisi klasemen yang ketat di papan bawah, laga Levante kontra Sevilla dipastikan menjadi duel penting yang bisa menentukan nasib kedua tim dalam upaya bertahan di La Liga musim ini.(*)
Editor : Mugni Supardi