Menariknya, kemenangan itu justru menghidupkan kembali kenangan lama yang melibatkan sang pemain dengan klub berjuluk Setan Merah tersebut.
Penyerang asal Denmark yang memiliki tinggi 193 cm itu masuk sebagai pemain pengganti sebelum menjadi penentu kemenangan.
Baca Juga: Detik-detik Jemaah Indonesia Henti Jantung di Masjid Nabawi, Berhasil Diselamatkan
Ia melakukan penetrasi dari sisi kanan, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Manchester United.
Gol tersebut bukan hanya memastikan kemenangan bagi Newcastle, tetapi juga memicu viralnya sebuah unggahan lama Manchester United di media sosial.
Penggemar menemukan kembali cuitan klub itu sekitar 12 tahun lalu yang menyebut nama William Osula saat masih berusia 11 tahun. Saat itu, Osula dinobatkan sebagai pemenang Final Keterampilan Dunia Manchester United Soccer Schools yang digelar di Old Trafford.
Baca Juga: Bupati Delis Sebut Lambatnya TKD Tekan Stabilitas Fiskal Daerah
Dalam unggahan tersebut, klub menuliskan ucapan selamat kepada Osula yang berhasil menjadi yang terbaik dalam kompetisi keterampilan sepak bola yang diikuti anak-anak dari berbagai negara.
Kala itu, Osula bahkan menerima trofi langsung di pinggir lapangan Old Trafford bersama legenda Manchester United, Bryan Robson. Pengalamannya tersebut sempat ia sebut sebagai salah satu momen terbaik dalam hidupnya.
Namun takdir berkata lain. Bertahun-tahun kemudian, pemain yang pernah mendapat sorotan dari Manchester United itu justru menjadi mimpi buruk bagi klub tersebut.
Baca Juga: Reses Khusus Milenial di Sigi, Muhidin Mohamad Said Serap Aspirasi Anak Muda
Para penggemar di platform X pun langsung bereaksi setelah menemukan unggahan lama tersebut. Banyak yang menyindir Manchester United karena pemain yang pernah mereka sorot saat kecil kini justru menjadi penentu kekalahan mereka.
Akun resmi Newcastle United bahkan ikut menanggapi dengan mengutip ulang unggahan lama itu sambil menulis, “Waktu berlalu begitu cepat.”
Perjalanan karier Osula sendiri tidak selalu mulus. Ia sempat kesulitan menembus tim utama sejak memulai karier profesionalnya. Setelah menjalani masa peminjaman dan mencari pengalaman bermain, peluangnya mulai terbuka.
Di Newcastle, pelatih Eddie Howe perlahan memberinya peran penting sebagai senjata dari bangku cadangan. Kepercayaan tersebut kini mulai terbayar, terbukti dengan gol penting yang ia cetak ke gawang Manchester United.
Dari seorang bocah yang pernah mengangkat trofi di Old Trafford, Osula kini kembali ke stadion itu sebagai pemain yang membawa luka bagi tuan rumah. Sebuah kisah sepak bola yang terasa seperti lingkaran takdir. (*)
Editor : Agung Sumandjaya