Ombudsman Temukan Kamar Berbeda di Lapas Cibinong, Ada TV hingga Kulkas

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 15:31 WIB
Ombudsman Republik Indonesia menunjukkan dokumentasi hasil inspeksi mendadak di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, Rabu (23/9). FOTO: JAWAPOS
Ombudsman Republik Indonesia menunjukkan dokumentasi hasil inspeksi mendadak di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, Rabu (23/9). FOTO: JAWAPOS

 

RADAR PALU – Pemeriksaan mendadak Ombudsman Republik Indonesia (ORI) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, menemukan fasilitas hunian yang kondisinya berbeda dari kamar warga binaan pada umumnya.

Temuan tersebut diungkap Komisioner Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9), setelah tim melakukan inspeksi mendadak sehari sebelumnya.

Dari dokumentasi yang diperlihatkan Ombudsman, terdapat sejumlah kamar dengan perbedaan luas dan fasilitas. Beberapa di antaranya dilengkapi sofa, kasur, televisi berukuran besar hingga kamar mandi dengan toilet duduk.

Baca Juga: Bukan Hanya PETI yang Ditindak, Termasuk Perusak Hutan Kawasan

Syafrida menyebut terdapat beberapa kategori kamar yang ditemukan tim saat pemeriksaan. Ia menggambarkannya sebagai kamar dengan tipe standar hingga tipe yang disebut menyerupai deluxe dan suite.

“Silakan dilihat ini kami masuk ke lapas yang kami temukan, nah ini ketika kami masuk, kami temukan pintu. Kemudian di dalam pintu itu terdapat fasilitas kamar sesuai dengan standar yang tadi saya bilang ada tipe suite, ada tipe deluxe, ada tipe standarnya,” kata Syafrida.

Pemeriksaan terhadap kamar lainnya juga menemukan fasilitas rumah tangga. Selain televisi berukuran besar, terdapat kulkas yang berisi sejumlah makanan dan minuman.

Baca Juga: Seleksi PAG dan SBP Dimulai, 158 Personel Polda Sulteng Ikuti Tahapan Awal

Ombudsman juga menemukan botol-botol minuman keras kosong di tempat pembuangan sampah. Syafrida mengatakan temuan tersebut menimbulkan dugaan bahwa konsumsi minuman tersebut telah berlangsung dalam waktu tertentu.

“Fasilitasnya ada TV, makanan di dalam kulkas yang cukup lengkap, dan di tempat pembuangan sampah kami menemukan botol-botol miras kosong yang menurut kami berarti patut diduga itu sudah berlangsung cukup lama,” ujarnya.

Ombudsman Sempat Terhalang Masuk

Temuan fasilitas tersebut diperoleh setelah tim Ombudsman melakukan pemeriksaan di Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu (23/9).

Syafrida mengatakan kedatangan Ombudsman sempat tidak diterima oleh pihak lapas. Tim bahkan disebut mengalami hambatan ketika hendak menjalankan pemeriksaan.

Situasi tersebut kemudian berujung pada kontak fisik dan menyebabkan salah seorang pegawai Ombudsman mengalami luka.

Baca Juga: 157 Ton Sampah per Hari, Parigi Moutong Siapkan Strategi Ekonomi Sirkular

Syafrida menegaskan, pemeriksaan dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan sesuai mandat Ombudsman.

Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk memastikan pelayanan publik di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan berjalan sebagaimana mestinya.

“Bahwa kami melakukan pengawasan ini semata-mata untuk memastikan bahwa pelayanan publik sudah dijalankan dengan sebaik-baiknya di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan yang ada di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: KPU Jelaskan Dasar Pemeriksaan Syarat Pendidikan Gibran di MK

Ombudsman Minta Ada Evaluasi

Temuan kamar dengan fasilitas berbeda tersebut kemudian menjadi perhatian Ombudsman. Lembaga itu meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengambil langkah perbaikan.

Evaluasi tidak hanya diarahkan terhadap keberadaan fasilitas, tetapi juga terhadap jajaran petugas di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Syafrida menilai fasilitas hunian dengan kondisi seperti yang ditemukan tim Ombudsman tidak semestinya berada di lingkungan lapas yang diperuntukkan bagi warga binaan.

Ombudsman selanjutnya meminta pihak terkait menindaklanjuti temuan tersebut untuk memastikan pengelolaan lapas berjalan sesuai ketentuan.***  

Editor : Muhammad Awaludin
Sumber : jawapos.com
Lapas Cibinong Hunian Mewah Lapas Jawa Barat Imigrasi dan Pemasyarakatan ombudsman