RADAR PALU – Konsul-Jenderal Australia di Makassar Todd Dias mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Takalar memperkuat kemampuan bahasa Inggris bagi guru dan generasi muda.
Dukungan itu disampaikan seiring kerja sama Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dengan Briton English Education melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.
Todd Dias menilai kemampuan bahasa Inggris yang lebih kuat dapat membuka peluang baru bagi generasi muda di Indonesia.
Baca Juga: Penolakan Warga Warnai Sensus Ekonomi Palu, BPS Pastikan Data Rahasia
Hal itu disampaikan Todd Dias melalui unggahan akun media sosial Konsulat-Jenderal Australia di Makassar yang menampilkan agenda penandatanganan MoU tersebut.
Menurut Todd, penguatan kemampuan bahasa Inggris penting untuk membantu generasi muda memperluas akses dan peluang di tengah lingkungan global yang semakin terhubung.
Kerja sama di Takalar tersebut diarahkan untuk membangun kapasitas pengajaran bahasa Inggris. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kemampuan guru agar dapat berperan sebagai pemimpin sekaligus mentor dalam pembelajaran.
Baca Juga: PKKMB FISIP Untad 2026, Angkat Kearifan Lokal Kaili
Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para guru, tetapi juga memperluas kemampuan bahasa Inggris masyarakat Takalar.
Todd Dias juga menyebut kerja sama tersebut melibatkan mitra dari Australia.
Melalui program tersebut, para guru akan mendapatkan penguatan kapasitas untuk menjadi pemimpin dan mentor dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Penguatan peran guru dinilai penting karena kemampuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada siswa dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Bagi Pemerintah Kabupaten Takalar, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan penguasaan bahasa asing.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye turut menandatangani MoU bersama Briton English Education dalam agenda tersebut.
Baca Juga: Sulteng Dorong Pengembangan Sapi sebagai Produk Peternakan Strategis
Kolaborasi dengan mitra Australia diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi peningkatan kapasitas pengajaran bahasa Inggris di Takalar.
Kerja sama ini juga memperlihatkan adanya ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan mitra internasional dalam menyiapkan generasi muda menghadapi peluang global.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat informasi rinci mengenai jumlah guru yang akan mengikuti pelatihan, durasi program, serta target capaian kerja sama tersebut.***
Editor : Muhammad AwaludinSumber : Instagram @konjenmakassar