Usai OTT KPK, Aktivitas Pemkab Lombok Barat Terganggu akibat Penyegelan Kantor

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 17:09 WIB
Ruang kerja Bupati Lombok Barat disegel KPK usai operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Senin (20/7). (Foto: Lombok Post/Jawa Pos Group)
Ruang kerja Bupati Lombok Barat disegel KPK usai operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Senin (20/7). (Foto: Lombok Post/Jawa Pos Group)

 

RADAR PALU – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, tidak hanya menjadi perhatian karena menyeret kepala daerah. Penindakan tersebut juga berdampak langsung terhadap aktivitas pemerintahan setelah sejumlah ruang kerja pejabat penting disegel.

Penyegelan ruang kerja Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) membuat suasana di kompleks perkantoran pemerintah daerah berubah sejak Senin (20/7) pagi.

Pegawai Datang, Kantor Sudah Disegel

Baca Juga: Angkut Sendiri Bantuan Air Mineral ke Masjid, Nur Kholis: Salah Satu Cara Kami Jaga Keikhlasan dan Kebugaran

Melansir JawaPos.com yang mengutip Lombok Post, para pegawai mengaku baru mengetahui adanya operasi KPK ketika mulai masuk bekerja.

Salah seorang pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengatakan kondisi tersebut membuat banyak aparatur sipil negara terkejut karena sebelumnya tidak ada informasi mengenai kegiatan penindakan.

"Kami dapat informasinya pagi tadi. Makanya kami juga kaget," ujarnya.

Baca Juga: Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers

Selain ruang kerja bupati, ruang Kepala Dinas PUPRPKP juga dipasangi segel KPK. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kepala dinas bersama sekretaris dinas turut dimintai keterangan oleh tim penyidik.

Seorang pegawai menyebut dua kendaraan tim KPK datang ke lokasi pada pagi hari.

"Ada dua mobil yang datang tadi pagi. Pak Sekretaris dan Pak Kadis ikut masuk ke sana," katanya.

Bupati Terakhir Terlihat Saat Nobar Final Piala Dunia

Di tengah berlangsungnya OTT, keberadaan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menjadi perhatian. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Akhmad Saikhu mengatakan dirinya terakhir bertemu dengan bupati saat kegiatan nonton bareng final Piala Dunia 2026 yang digelar di halaman kantor bupati pada Senin dini hari.

"Selesai nonton, kami pulang. Paginya saat kembali ke kantor, kondisinya sudah seperti ini," kata Saikhu.

Baca Juga: DPO Kasus Penipuan Jual Beli Tanah Rp950 Juta Ditangkap Polresta Palu

Ia juga mengaku belum dapat berkomunikasi dengan Lalu Ahmad Zaini karena nomor telepon yang biasa digunakan tidak lagi aktif.

KPK Belum Beberkan Perkara

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto telah membenarkan adanya operasi tangkap tangan di Lombok Barat. Namun, hingga Senin sore, lembaga antirasuah itu belum mengungkap siapa saja yang telah ditetapkan sebagai pihak yang diamankan maupun perkara yang menjadi dasar penindakan.

Baca Juga: Merangkai Jejak Budaya Lewat Tulisan, Dinas Perpustakaan Sigi Targetkan Lahirkan Buku Kearifan Lokal

KPK juga belum memberikan penjelasan mengenai dugaan tindak pidana yang sedang diusut serta keterkaitan penyegelan sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Publik masih menunggu keterangan resmi dari KPK setelah proses pemeriksaan awal terhadap para pihak yang diamankan selesai dilakukan. Artikel ini mengikuti perkembangan terbaru yang dilansir JawaPos.com dan Lombok Post.***

Editor : Muhammad Awaludin
Sumber : lombok post, Jawa Pos
Lalu Ahmad Zaini Lombok Barat Pemkab Lombok Barat kpk ott kpk