Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 13:21 WIB
Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan organisasi pers setelah ucapannya dalam konferensi pers memicu polemik. (Instagram Hotman Paris)
Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan organisasi pers setelah ucapannya dalam konferensi pers memicu polemik. (Instagram Hotman Paris)

 

RADAR PALU – Polemik ucapan Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat konferensi pers akhirnya berujung pada permintaan maaf. Pengacara kondang itu mengakui emosinya terpancing ketika menghadapi rentetan pertanyaan yang menurutnya berada di luar kapasitasnya untuk dijawab.

Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Senin (20/7/2026). Langkah itu diambil setelah sejumlah organisasi wartawan, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), menyampaikan keberatan atas ucapannya yang dinilai merendahkan profesi jurnalis.

Seperti dilansir JawaPos.com, Hotman menegaskan tidak pernah memiliki niat menghina wartawan. Ia mengaku tetap menghormati profesi jurnalis yang selama ini banyak berinteraksi dengannya.

Baca Juga: Kampung Nelayan Merah Putih Terintegrasi Kopdes Merah Putih, Harapan Majukan Wilayah dan Sejahterahkan Warga  Pesisir

 "Pernyataan maaf saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan himbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan, 'Lu punya otak enggak sih?'," ujar Hotman.

Hotman Sebut Video yang Beredar Tidak Utuh

Ucapan tersebut sebelumnya terlontar saat Hotman memberikan keterangan kepada awak media usai resmi menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026). 

Baca Juga: DPO Kasus Penipuan Jual Beli Tanah Rp950 Juta Ditangkap Polresta Palu

Menurut Hotman, potongan video yang beredar di media sosial tidak menggambarkan keseluruhan situasi saat sesi tanya jawab berlangsung. Ia mengaku sudah lebih dulu menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan menjawab dugaan adanya hidden agenda di institusi penegak hukum.

Namun, setelah pertanyaan serupa kembali diajukan, emosinya tidak lagi terbendung.

"Saya jawab, saya tidak tahu, saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu. Belum selesai saya jawab, tiba-tiba wartawan kedua bertanya lagi. Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak-balik mengatakan saya tidak tahu," katanya.

Hotman menambahkan, dirinya hanya akan memberikan penjelasan terhadap hal-hal yang memang diketahuinya. Karena itu, ia memilih tidak berspekulasi mengenai persoalan yang berada di luar kewenangannya.

Tak Ingin Polemik Berlarut

Meski memiliki penjelasan atas insiden tersebut, Hotman memilih menyampaikan permintaan maaf agar polemik tidak semakin melebar. Ia menegaskan hubungan baiknya dengan wartawan selama ini tetap menjadi hal yang ingin dijaga. 

Baca Juga: Bunda Wiwik: Berani Sehat Itu Bukan Hanya untuk Masyarakat, Tapi Juga untuk Nakes

"Terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya menyatakan maaf kepada wartawan tersebut maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia. Karena selama ini juga saya sangat dekat kepada semua wartawan," ujarnya.

Hotman kembali menegaskan bahwa kalimat yang dilontarkannya lahir karena situasi yang memanas, bukan karena keinginan merendahkan profesi wartawan.

"Sekali lagi, tidak ada niat apa pun. Cuma karena dibrondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas untuk menjawab, tapi ditanya lagi dan ditanya lagi, sehingga saya jadi emosional," tuturnya.

Baca Juga: Merangkai Jejak Budaya Lewat Tulisan, Dinas Perpustakaan Sigi Targetkan Lahirkan Buku Kearifan Lokal

PWI Sebelumnya Sampaikan Keberatan

Sebelum permintaan maaf itu disampaikan, PWI Pusat telah menyampaikan penyesalan atas ucapan Hotman Paris. Organisasi tersebut mengingatkan pentingnya menghormati martabat wartawan dan kemerdekaan pers sebagai bagian dari pilar demokrasi.

Permintaan maaf Hotman pun menjadi respons atas keberatan yang disampaikan organisasi pers sekaligus upaya meredam polemik yang berkembang di ruang publik. Hingga kini, ia menegaskan tetap menghargai kerja-kerja jurnalistik dan berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut.***

Editor : Muhammad Awaludin
Sumber : Jawa Pos
Febrie Adriansyah Hotman Paris PWI konferensi pers wartawan