Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Menkum Gelar Forum Terbuka Perdana, Pegawai Kemenkum Sampaikan Aspirasi Langsung

Ismail Kamur • Jumat, 3 Juli 2026 | 17:34 WIB
Forum Pertemuan Terbuka Seluruh Pegawai bersama Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, yang digelar secara virtual pada Jumat (3/7/2026).
Forum Pertemuan Terbuka Seluruh Pegawai bersama Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, yang digelar secara virtual pada Jumat (3/7/2026).

RADARPALU - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) mengikuti Forum Pertemuan Terbuka Seluruh Pegawai bersama Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, yang digelar secara virtual pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan forum perdana yang diinisiasi langsung oleh Menteri Hukum sebagai ruang komunikasi terbuka antara pimpinan dengan seluruh insan Kementerian Hukum di Indonesia.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, mengikuti kegiatan tersebut bersama jajaran.

Baca Juga: PAN Sulteng Wajibkan Tes Urine Pengurus Baru, Sudding: Terlibat Narkoba Langsung Dipecat

Forum juga dihadiri oleh seluruh keluarga besar Kementerian Hukum, mulai dari staf ahli, staf khusus, pejabat pimpinan tinggi madya, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas, pelaksana, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Secara keseluruhan, forum mempertemukan sekitar 7.000 pegawai Kementerian Hukum dari seluruh Indonesia dalam satu ruang komunikasi virtual.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menjelaskan bahwa forum tersebut lahir dari keinginannya untuk membangun komunikasi yang lebih dekat, terbuka, dan setara dengan seluruh pegawai tanpa memandang jabatan maupun satuan kerja.

Baca Juga: Jasindo Palu Dukung Perlindungan Risiko Sektor Pertambangan Lewat Asuransi Alat Berat

Menurutnya, setiap pegawai memiliki pengalaman, gagasan, serta tantangan yang berbeda dalam menjalankan tugas. Oleh karena itu, diperlukan ruang yang memungkinkan seluruh jajaran menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan.

"Forum ini saya inisiasi karena saya ingin berkomunikasi langsung dengan seluruh keluarga besar Kementerian Hukum. Kita memiliki kurang lebih 7.000 pegawai yang setiap hari bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi harapan, kendala, maupun masukan dari seluruh jajaran," ujar Supratman.

Antusiasme pegawai terlihat sepanjang kegiatan. Ratusan pertanyaan, masukan, hingga curahan hati terkait pelaksanaan tugas kedinasan dikirimkan melalui platform yang disediakan.

 

Menteri Hukum membacakan secara langsung berbagai pertanyaan tersebut serta memberikan tanggapan terhadap isu-isu yang disampaikan pegawai.

Topik yang muncul pun sangat beragam, mulai dari pengembangan karier ASN, peningkatan kompetensi, kesejahteraan pegawai, pola mutasi dan promosi, hambatan dalam pelaksanaan tugas di daerah, hingga berbagai usulan inovasi untuk memperkuat kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Supratman menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut tidak akan berhenti sebagai diskusi semata. Ia memastikan setiap saran dan persoalan yang berkembang akan menjadi bahan evaluasi serta ditindaklanjuti oleh unit-unit terkait.

Baca Juga: Studi SSI Ungkap Citra Prabowo di Media Sosial, Komunikasi Pemerintah Dinilai Masih Terpusat

Selain membuka ruang dialog, Menteri Hukum juga mengajak seluruh insan Kementerian Hukum untuk terus menjaga nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

Ia mengingatkan agar seluruh pegawai menjauhi gaya hidup konsumtif dan perilaku yang dapat mencederai nama baik institusi, seperti flexing, pungutan liar (pungli), judi online (judol), pinjaman online ilegal (pinjol), maupun berbagai bentuk penyalahgunaan kewenangan.

"Bangun rasa kekeluargaan di antara kita. Jadilah ASN yang sederhana, berintegritas, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Hindari perilaku konsumtif, jangan melakukan flexing, jauhi pungli, judi online, pinjaman online yang tidak sehat, serta segala bentuk penyalahgunaan kewenangan. Kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Hukum bergantung pada integritas kita semua," tegasnya.

Baca Juga: Belarus Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia Lewat Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian

Menanggapi pelaksanaan forum tersebut, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Menteri Hukum yang dinilainya menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi internal yang lebih sehat dan partisipatif.

Ia mengatakan seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulteng menyambut forum tersebut dengan penuh suka cita karena memberikan kesempatan yang sama bagi setiap pegawai untuk menyampaikan aspirasi tanpa sekat birokrasi.

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Hukum atas terselenggaranya forum terbuka ini. Seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulteng menyambutnya dengan penuh suka cita karena menjadi ruang komunikasi yang sangat positif. Berbagai keluh kesah, tantangan, maupun persoalan yang dihadapi pegawai di daerah dapat disampaikan secara langsung kepada pimpinan kementerian," ujar Rakhmat Renaldy.

 

Menurutnya, komunikasi yang terbuka merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

"Forum seperti ini memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi. Pegawai merasa didengar, dihargai, dan dilibatkan dalam proses pembangunan institusi. Kami optimistis budaya komunikasi yang terbuka akan melahirkan berbagai inovasi dan memperkuat semangat kolaborasi di lingkungan Kementerian Hukum," tambahnya.

Rakhmat juga menegaskan bahwa pesan-pesan Menteri Hukum mengenai integritas, kesederhanaan, dan kebersamaan akan terus diinternalisasikan kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulteng sebagai bagian dari penguatan budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai ASN BerAKHLAK.

Baca Juga: OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Lewat Regulasi Adaptif

Melalui forum perdana tersebut, Kementerian Hukum tidak hanya menghadirkan ruang dialog antara pimpinan dan pegawai, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin terbuka, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan sumber daya manusianya.

Kanwil Kemenkum Sulteng pun menyatakan siap mendukung langkah tersebut dengan terus memperkuat budaya komunikasi, integritas, serta pelayanan hukum yang semakin profesional bagi masyarakat Sulawesi Tengah.***

Editor : Mugni Supardi
#forum terbuka #Supratman Andi Agtas #Menteri hukum #Kanwil Kemenkum Sulteng #Rakhmat Renaldy