Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jembatan Rusak Aceh Tengah Viral, Siswa Nyaris Terseret

Muhammad Awaludin • Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:28 WIB
Siswa menyeberangi sungai menggunakan jembatan rusak di Desa Reje Payung, Aceh Tengah.(Instagram @serta_lia_gali)
Siswa menyeberangi sungai menggunakan jembatan rusak di Desa Reje Payung, Aceh Tengah.(Instagram @serta_lia_gali)

 

RADAR PALU - Kondisi jembatan menuju Desa Reje Payung Kemukiman Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi sorotan setelah video siswa menyeberangi sungai viral di media sosial. Dalam video yang beredar pada Selasa (12/5/2026), sejumlah pelajar terlihat harus melewati jembatan apung rusak demi menuju sekolah. 

Informasi yang dibagikan akun media sosial @serta_lia_gali menyebut jembatan tersebut rusak pascabanjir hidrometeorologi dan hingga kini belum mendapat penanganan permanen. Jembatan itu menjadi akses utama warga serta jalur siswa menuju sekolah SMA, SMP, dan SD di kawasan tersebut. 

Warga menyebut jembatan apung yang sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat dan relawan kini mengalami kerusakan parah. Kondisi itu membuat aktivitas warga terganggu, terutama saat debit sungai meningkat. 

Baca Juga: Jaringan Telkomsel Napu Hilang, Warga Keluhkan Sinyal

“Hari ini saat siswa dan para gurunya hendak menyeberangi sungai, satu siswa nyaris terbawa arus sungai lantaran jembatan yang mereka lalui telah terendam oleh sungai,” tulis keterangan dalam unggahan viral tersebut. 

Kronologi Jembatan Rusak di Aceh Tengah 

Dalam video yang beredar, tampak para siswa berseragam sekolah berhati-hati melintasi aliran sungai menggunakan jembatan darurat yang sebagian terendam air. Sejumlah warga terlihat membantu proses penyeberangan demi menghindari risiko hanyut. 

Baca Juga: Janji Kampanye Program “Berani Lancar” Gubernur Anwar Hafid Dipertanyakan, Jalan Tonusu-Pendolo Masih Rusak Parah

Warga menyebut jembatan itu menjadi satu-satunya akses penghubung bagi lima desa di wilayah tersebut. Kerusakan jembatan membuat masyarakat kesulitan menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian. 

“Sudah berkali-kali ini menjadi pusat perhatian namun sampai saat ini belum ada tindakan dari pihak pemerintah,” tulis akun pengunggah video. 

Video tersebut kemudian memicu banyak komentar dari warganet yang meminta pemerintah daerah hingga pemerintah pusat segera turun tangan memperbaiki akses penghubung masyarakat di wilayah terpencil Aceh Tengah. 

Respons Warganet dan Harapan Warga 

Sejumlah komentar di media sosial menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar di daerah terdampak bencana. Warganet juga meminta pemerintah memastikan keselamatan siswa yang setiap hari harus melintasi sungai untuk bersekolah. 

Dalam unggahan itu, warga berharap kejadian siswa nyaris terseret arus menjadi perhatian serius pemerintah sebelum menimbulkan korban jiwa. Mereka meminta pembangunan jembatan permanen agar aktivitas masyarakat kembali normal. 

Kondisi infrastruktur di daerah terpencil masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama setelah bencana alam merusak akses utama masyarakat. Pemerintah daerah biasanya membutuhkan dukungan anggaran dan penanganan lintas instansi untuk mempercepat pembangunan kembali fasilitas publik yang rusak.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Aceh Tengah #infrastruktur desa #Jembatan Rusak #Reje Payung #Banjir bandang