RADAR PALU – Kemacetan parah terjadi di kawasan Rorotan, Senin (4/5/2026) pagi.
Titik kepadatan berada di Jembatan Kanal Banjir Timur (KBT), jalur vital yang menghubungkan wilayah Bekasi dengan Jakarta.
Sejak pagi hari, antrean kendaraan mengular panjang. Laju kendaraan tersendat, bahkan nyaris tidak bergerak di beberapa titik.
Situasi ini terekam dalam video yang dibagikan akun jktinfo dan diunggah ulang oleh Jawa Pos.
Dalam video tersebut, terlihat ribuan kendaraan—didominasi sepeda motor dan mobil—terjebak dalam kepadatan parah.
Barisan kendaraan tampak berhenti total, sementara suara klakson sesekali terdengar dari pengendara yang mulai frustrasi.
Baca Juga: Produksi Padi Nasional Stabil, BPS Catat Kenaikan di Semester I 2026
Kondisi jalan yang relatif sempit di atas jembatan memperparah situasi.
Arus kendaraan dari dua arah bertemu di satu titik, menciptakan efek bottleneck yang sulit diurai.
Beberapa pengendara bahkan mencoba mencari celah di sisi jalan untuk mempercepat laju. Namun, upaya ini justru menambah kepadatan.
Kemacetan dipicu tingginya volume kendaraan pada jam sibuk pagi.
Jalur KBT Rorotan memang dikenal sebagai akses utama warga Bekasi yang bekerja di Jakarta.
Ketergantungan pada jalur ini membuat lonjakan kendaraan sulit dihindari setiap hari kerja.
Kemacetan panjang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Baca Juga: Astra Agro Lestari Perkuat Produktivitas Sawit, Jawab Tantangan Defisit Minyak Nabati Dunia
Waktu tempuh meningkat drastis, risiko keterlambatan kerja meningkat, dan mobilitas warga terganggu.
Fenomena ini kembali menegaskan persoalan klasik transportasi di kawasan penyangga ibu kota: volume kendaraan terus meningkat, sementara kapasitas infrastruktur terbatas.
Pengendara diimbau mencari jalur alternatif atau mengatur waktu perjalanan untuk menghindari titik rawan macet seperti kawasan Rorotan.
Tanpa solusi jangka panjang, kemacetan serupa berpotensi terus berulang, terutama pada jam sibuk.***
Editor : Muhammad Awaludin