RADAR PALU - Partai Golkar bereaksi keras atas tewasnya Nus Kei usai ditikam di Bandara Langgur, Maluku Tenggara.
Sekjen DPP Golkar Sarmuji mendesak aparat kepolisian mengusut kasus ini hingga tuntas.
Golkar: Ini Bukan Sekadar Duka
“Kami sangat berduka, sedih dan marah atas peristiwa ini,” tegas Sarmuji, Minggu (19/4/2026).
Baca Juga: BNI Percepat Pengembalian Dana Rp28 Miliar Nasabah CU Paroki, Rampung Pekan Ini
Ia menilai kematian Nus Kei harus diungkap jelas, termasuk motif di balik penikaman tersebut.
“Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut,” lanjutnya.
Kader Diminta Tetap Tenang
Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 20 Ribu KL Solar Subsidi ke Morowali Utara
Di tengah perhatian publik yang tinggi, Sarmuji mengingatkan kader Golkar tidak terpancing situasi.
Ia meminta semua pihak menahan diri dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian.
“Kepada kader tetap waspada tapi jangan terpancing situasi,” ujarnya.
Polisi Masih Dalami Motif
Sebelumnya diberitakan, Nus Kei tewas setelah ditikam orang tak dikenal saat baru tiba di Bandara Karel Sadsuitubun sekitar pukul 11.25 WIT.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan korban diserang secara tiba-tiba di area pintu keluar bandara.
Baca Juga: Standarisasi Drone Pertanian Digenjot, Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri Alsintan
Korban sempat dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi telah menangkap dua terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) hanya dalam waktu dua jam setelah kejadian.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif di balik penikaman tersebut.
Polisi juga memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi balas dendam agar situasi tetap kondusif.***
Editor : Muhammad Awaludin