RADAR PALU – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP resmi dimulai serentak pada Senin (6/4). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, turun langsung ke lapangan guna memastikan hari perdana evaluasi nasional tersebut berjalan tanpa kendala teknis maupun integritas.
Dilansir laman Kemendikdasmen, salah satu titik yang menjadi sasaran tinjauan adalah SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Di sekolah ini, pria yang akrab disapa Abe tersebut mengapresiasi kesiapan pihak satuan pendidikan yang dinilainya sudah sangat matang.
“Kesiapan kelas dan penataan teknis sudah sesuai dengan ketentuan. Kita berharap pelaksanaan TKA ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Menteri Mu’ti di sela-sela kunjungannya.
Baca Juga: ASN Kemendikdasmen WFH Tiap Jumat, Uji Coba 2 Bulan
Mu’ti menegaskan, orang tua dan siswa tidak perlu merasa terbebani secara berlebihan. Pasalnya, TKA bukanlah "hakim" yang menentukan kelulusan siswa. Tonggak kelulusan tetap berada di tangan masing-masing sekolah. TKA justru menjadi potret komprehensif untuk mengukur literasi, numerasi, hingga karakter siswa.
“Melalui TKA, kita ingin memperoleh profil kemampuan murid yang lebih komprehensif, baik dari sisi akademik maupun karakter. Data ini nantinya menjadi salah satu referensi dalam proses sistem penerimaan murid baru melalui jalur domisili, prestasi, maupun afirmasi,” jelasnya.
Menariknya, Mu’ti menyelipkan jargon “Jujur dan Gembira” sebagai penyemangat bagi para peserta. Ia mewanti-wanti agar integritas tetap dijunjung tinggi. Tak hanya bagi siswa, teguran halus juga diberikan kepada para pengawas ujian.
Baca Juga: SNBP 2026 21.995 Penerima PIP Lolos, Berhak KIP Kuliah
“Kerjakan dengan jujur dan gembira, karena ini adalah bagian dari proses, bukan akhir. Selain itu, kami juga mengimbau para pengawas untuk menjalankan tugas secara profesional, tanpa melakukan dokumentasi yang tidak perlu seperti membuat video atau memperbarui status selama pelaksanaan,” tegas tokoh asal Kudus tersebut.
Secara nasional, tingkat partisipasi hari pertama TKA mencapai angka 98 persen. Khusus di SMPN 2 Curug, kehadiran siswa bahkan menyentuh angka 100 persen. Untuk daerah 3T maupun sekolah yang terdampak bencana seperti banjir dan kebakaran, Kemendikdasmen telah menyiapkan skema fleksibel dan ujian susulan berbasis komputer.***
Editor : Muhammad Awaludin