RADAR PALU - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan stok beras Indonesia saat ini mencapai 4,4 juta ton, tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, pemerintah tetap waspada terhadap ancaman El Nino Godzilla yang berpotensi mengganggu produksi pangan nasional.
Stok Beras Tertinggi, Target Tembus 5 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan capaian stok beras Indonesia saat ini berada di angka 4,4 juta ton. Angka tersebut disebut sebagai yang tertinggi, dan berpotensi meningkat hingga 5 juta ton dalam waktu dekat.
Baca Juga: Mentan Amran Marah, Alsintan Kementan Tak Terawat
Menurut Amran, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kementerian Pertanian dan pemangku kepentingan di sektor pangan.
“Stok kita hari ini 4,4 juta ton, ini juga tertinggi dan insyaallah bulan ini bisa mencapai 5 juta ton,” ujar Amran dalam arahannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Pertanian.
Waspada Ancaman El Nino
Di balik capaian tersebut, Amran mengingatkan adanya ancaman El Nino yang disebutnya cukup mengkhawatirkan. Fenomena ini berpotensi memicu gangguan produksi akibat perubahan cuaca ekstrem.
Baca Juga: Stok Beras Indonesia 27,9 Juta Ton Cukup untuk Berapa Bulan Ini Penjelasan Mentan
Karena itu, ia meminta langkah strategis dan percepatan program pertanian, terutama memanfaatkan sisa musim hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat diminta untuk segera melakukan percepatan tanam.
Percepatan Tanam dan Optimasi Lahan
Amran menekankan pentingnya percepatan tanam di daerah yang masih memiliki curah hujan. Ia juga meminta agar lahan sawah yang sudah dicetak segera dimanfaatkan.
Selain itu, optimalisasi lahan rawa juga menjadi perhatian. Lahan yang telah disiapkan diminta segera ditanami untuk mendongkrak produksi beras nasional.
Baca Juga: Mentan Amran: Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
“Cetak sawah yang sudah dibangun segera ditanami. Daerah rawa juga segera ditanami,” tegasnya.
Pompanisasi dan Irigasi Dipercepat
Langkah lain yang didorong adalah percepatan pompanisasi dan penguatan sistem irigasi. Amran meminta seluruh pompa yang tersedia segera dioperasikan, khususnya di wilayah Jawa, Lampung, Sulawesi Selatan, hingga Sumatera Utara.
Selain itu, daerah yang masih membutuhkan tambahan pompa atau irigasi diminta segera mengajukan usulan ke pusat.
Baca Juga: Mentan Amran di Pusdiklat Bela Negara: Media Kunci Stabilitas Pangan
Pengajuan dapat dilakukan secara daring agar proses percepatan distribusi alat bisa segera dilakukan.
“Yang masih butuh pompa atau sumur dalam dan dangkal silakan usulkan cepat secara online,” katanya.
April-Juni Jadi Penentu
Amran menegaskan bahwa periode April hingga Juni menjadi fase krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Target produksi pada bulan-bulan tersebut akan sangat menentukan kondisi ke depan.
Jika target pada periode ini tercapai, pemerintah optimistis produksi beras tetap stabil meski dihadapkan pada ancaman El Nino.
“Critical point berada di April, Mei, Juni. Kalau target ini tercapai, ke depan kita optimistis,” ujarnya.
Pemerintah kini berpacu dengan waktu untuk memastikan produksi tetap optimal. Percepatan tanam dan penguatan irigasi menjadi kunci menjaga stok beras Indonesia tetap aman di tengah ancaman El Nino.***
Editor : Muhammad Awaludin