Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gunung Karangetang Level II, Warga Diminta Jauhi Radius Bahaya

Muhammad Awaludin • Jumat, 3 April 2026 | 19:32 WIB
Gunung Karangetang di Kepulauan Sitaro mengeluarkan asap dari kawahnya, menandakan peningkatan aktivitas vulkanik dengan status Level II (Waspada); warga diminta menjauhi radius bahaya dan waspada potensi lahar hujan.( Tangkapan layar Instagram)
Gunung Karangetang di Kepulauan Sitaro mengeluarkan asap dari kawahnya, menandakan peningkatan aktivitas vulkanik dengan status Level II (Waspada); warga diminta menjauhi radius bahaya dan waspada potensi lahar hujan.( Tangkapan layar Instagram)

RADAR PALU – Aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, saat ini berada pada Level II atau Waspada. Status ini ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan intensif serta koordinasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pos Pengamat Gunung Api Karangetang.

Peningkatan aktivitas vulkanik tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang beraktivitas di sekitar kawasan gunung.

BPBD mengimbau warga, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Utama (Selatan) dan Kawah II (Utara). Selain itu, area sejauh 2,5 kilometer di sektor Barat Daya dan Selatan dari Kawah Utama juga harus dikosongkan dari aktivitas warga. 

Baca Juga: Gunung Sanjubi Terbakar, Wisata Hits Parigi Moutong Terancam

“Rekomendasi ini penting untuk meminimalisir risiko bahaya erupsi maupun lontaran material vulkanik,” demikian imbauan resmi yang disampaikan BPBD, Rabu (1/4/2026).

Tidak hanya itu, warga di sekitar gunung juga diminta menyiapkan masker guna mengantisipasi dampak hujan abu vulkanik yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah potensi lahar hujan dan banjir bandang, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Karangetang. 

Baca Juga: Perjuangan Agil dan Rifal Bertahan Hidup di Gunung Galang, Insting Alami Sisir Sungai, Lutut Gemetar Bekal Habis

BPBD menegaskan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta hanya mengacu pada informasi resmi dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara maupun BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Untuk memantau perkembangan terkini aktivitas gunung, masyarakat juga dapat mengakses informasi melalui aplikasi maupun situs resmi Magma Indonesia.

Pemerintah kecamatan hingga desa/kelurahan diharapkan aktif meneruskan informasi ini kepada masyarakat secara luas. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga mendapatkan informasi yang akurat dan dapat meningkatkan kesiapsiagaan bersama.

“Kewaspadaan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas BPBD.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Gunung Karangetang #Status Gunung Api #BPBD Sitaro #Lahar Hujan #Info Gunung Api