RADARPALU – Aktivitas gempa susulan pascagempa magnitudo 7,6 di wilayah Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, terus meningkat signifikan.
Hingga Jumat (3/4) pukul 08.00 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat sebanyak 422 gempa susulan terjadi.
Dari jumlah tersebut, 14 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat, dengan magnitudo terbesar mencapai M5,8.
Baca Juga: 2 Menit 45 Detik, Peringatan Tsunami Sudah Disampaikan
Gempa utama yang terjadi pada Kamis (2/4) pukul 05.48 WIB itu berpusat di laut dan berpotensi tsunami.
Guncangan dirasakan luas, mulai dari Ternate, Kecamatan Ibu, Manado, hingga Gorontalo, Boalemo, dan Pohuwato.
Berdasarkan data, intensitas maksimum mencapai V-VI MMI di Ternate yang menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan bangunan.
Baca Juga: BMKG Warning! Hujan Lebat Ancam Palu dan Sekitarnya Siang Ini
Dampak sementara mencatat satu korban jiwa serta puluhan bangunan dan fasilitas umum mengalami kerusakan sedang di wilayah Manado, Minahasa, Ternate, dan sekitarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.
Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi serta terus memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG.(*)
Editor : Mugni Supardi