Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BIG: 16 Stasiun Ina-CORS Rekam Pergeseran Tanah Pascagempa M 7,6 Sulut - Malut

Mugni Supardi • Jumat, 3 April 2026 | 00:20 WIB
Ilustrasi.(Instagram/@infobmkg)
Ilustrasi.(Instagram/@infobmkg)

 

RADARPALU – Badan Informasi Geospasial (BIG) mencatat adanya deformasi signifikan pada permukaan bumi pascagempa magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4).

Sebanyak 16 stasiun Ina-Continuously Operating Reference Station (Ina-CORS) merekam pergeseran posisi tanah dengan tingkat akurasi tinggi.

Data tersebut menjadi dasar penting dalam analisis deformasi koseismik serta membantu para ahli memahami mekanisme sumber gempa dan potensi dampak lanjutan.

Baca Juga: Lamine Yamal Kecam Chant Islamofobia Fans Spanyol: Tak Bisa Ditoleransi

“Pergeseran ini menjadi bukti penting untuk analisis lebih lanjut terkait dinamika gempa dan risiko ke depan,” tulis BIG melalui akun resminya.

Adapun stasiun yang merekam pergerakan tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Ulu Siau, Halmahera Utara, Tahuna, Tomohon, Ternate, Morotai, Minahasa Selatan, hingga Manado dan Bitung.

Selain menyampaikan data teknis, BIG juga menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat terdampak di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Baca Juga: Dipuji Akun Wembley, Suporter Jepang Bersihkan Tribun Usai Kalahkan Inggris

Lembaga tersebut berharap masyarakat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi bencana, serta proses pemulihan dapat berjalan cepat.

Penggunaan jaringan Ina-CORS sendiri memungkinkan pemantauan deformasi kerak bumi secara presisi, sehingga sangat penting dalam mitigasi bencana geologi di wilayah rawan gempa seperti Indonesia timur.(*)

Editor : Mugni Supardi
#gempa M7 #Ina-CORS #BIG gempa #deformasi tanah #Sulawesi Utara Maluku Utara