Gempa Susulan Diprediksi Hingga 2 Minggu, Ini Penjelasan BMKG

Mugni Supardi • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 11:02 WIB
Salah satu gempa susulan yang terjadi.(WRS BMKG)
Salah satu gempa susulan yang terjadi.(WRS BMKG)

 

RADARPALU – BMKG mengungkapkan tsunami akibat gempa magnitudo 7,6 yang terjadi di 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4) pukul 05.48 WIB, sempat terdeteksi di sejumlah wilayah dengan ketinggian bervariasi.

Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., menyebutkan gelombang tertinggi mencapai 0,75 meter di Minahasa Utara.

“Data dari tide gauge menunjukkan ada sembilan titik yang mencatat kenaikan muka air laut,” jelasnya saat konferensi pers, Kamis (2/5/2026) melalui akun Instagram @infobmkg.

Baca Juga: Soal Kemiskinan, Bunda Wiwik: Perlu Ada Kesamaan Definisi

BMKG juga memastikan gempa susulan masih terus terjadi dan berpotensi berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

“Secara umum bisa berlangsung hingga satu sampai dua minggu, tergantung kondisi seismik masing-masing wilayah,” ujarnya.

Untuk memperkuat pemantauan, BMKG akan memasang alat portable seismograph di wilayah Maluku Utara dan sekitarnya.(*)

Editor : Mugni Supardi
tsunami Sulut Minahasa Utara seismograph gempa susulan BMKG update gempa