RADARPALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan sekitarnya, Kamis (2/4).
Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., menyampaikan bahwa status tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 09.56 WIB setelah melalui pemantauan intensif.
“Peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait,” ujarnya dalam konferensi pers lewat akun Instagram @infobmkg.
Baca Juga: Kasus Pemerasan Jaksa Kalsel, Siapakah Lima Pihak Swasta yang Diperiksa KPK di Polresta Palu ?
Sebelumnya, gempa kuat tersebut sempat memicu kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah pesisir. Namun, hasil monitoring terbaru menunjukkan kondisi telah berangsur normal.
Meski status tsunami telah dicabut, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dan tidak lengah terhadap potensi bencana lanjutan.(*)
Editor : Mugni Supardi