RADAR PALU - Aksi nakes joget saat operasi menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di RSUD Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang tenaga kesehatan mengenakan pakaian operasi berwarna hijau berjoget di dalam ruang operasi. Di saat bersamaan, tim medis lain tampak tetap menjalankan tindakan terhadap pasien.
Baca Juga: Haru! Bocah Nyetir Perahu Sambil Jaga Adik, Videonya Viral
Kondisi tersebut memicu kritik dari warganet. Banyak yang menilai tindakan itu tidak pantas dilakukan di ruang operasi yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Direktur RSUD Angkat Bicara
Direktur RSUD Datu Beru Takengon, dr. Gusnarwin, Sp.B, membenarkan adanya video viral nakes joget saat operasi tersebut. Ia mengaku menyayangkan perilaku oknum tenaga kesehatan itu.
“Perilaku itu sangat kami sesalkan karena dapat merusak citra tenaga kesehatan,” ujar Gusnarwin, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: Viral Polisi Gendong Bayi Saat Salat Id, Bikin Haru Netizen
Menurutnya, setiap tenaga kesehatan wajib menjaga etika dan profesionalitas, terutama saat berada di ruang operasi yang merupakan area steril dengan risiko tinggi.
Dilaporkan ke Pimpinan Daerah
Gusnarwin menegaskan, pihak rumah sakit tidak tinggal diam. Kasus nakes joget saat operasi itu telah dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
Ia memastikan langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen menjaga standar pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap tenaga medis.
Sementara itu, video tersebut diketahui pertama kali diunggah melalui akun TikTok, lalu menyebar ke berbagai platform lain hingga menjadi viral.
Jadi Sorotan Etika Tenaga Medis
Kasus ini kembali memicu perbincangan soal etika tenaga kesehatan di ruang operasi. Profesionalisme dinilai menjadi hal mutlak, mengingat keselamatan pasien menjadi prioritas utama.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa disiplin dan integritas harus dijaga dalam setiap tindakan medis.
Kasus viral nakes joget saat operasi di RSUD Datu Beru kini menjadi perhatian serius. Publik menunggu langkah lanjutan yang diambil pihak terkait.***
Editor : Muhammad Awaludin