Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Insiden Kapal Terbakar KLM Maryam Indah Hingga Pencarian Korban di Perairan Luwuk

Muksin Sirajuddin • Minggu, 14 September 2025 | 12:31 WIB
DIDATA : Polisi dan Tim Basarnas sedang mendata para korban kapal terbakar KLM Maryam Indah, di RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai.(FOTO :ISTIMEWA/RADAR PALU).
DIDATA : Polisi dan Tim Basarnas sedang mendata para korban kapal terbakar KLM Maryam Indah, di RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai.(FOTO :ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Pos SAR Luwuk bersama elemen SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap korban kecelakaan kapal KLM Maryam Indah yang mengalami kebakaran di perairan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

Operasi hari pencarian kedua dimulakan pada pukul 07.00 Wita, Minggu (14/09/2025), dengan kegiatan briefing terkait kekuatan tim, kesiapan alut, pembagian tugas, serta petunjuk keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

Pada pukul 07.30 wita, tim SAR gabungan bergerak menuju area pencarian yang telah ditentukan, dengan rencana evaluasi berkala berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Lewati Deadline, Penggiat Literasi Palu Gelar Diskusi Tuntutan 17+8 Aspirasi Rakyat Terabaikan

Koordinat area pencarian ditetapkan pada empat titik sebagai berikut, titik A: 0°54'24.00"S - 122°46'48.00"E. Titik B: 0°54'29.00"S - 122°46'48.00"BT. Titik C: 0°54'29.74"S - 122°53'20.00"BT. Titik D: 0°59'24.00"S - 122°53'20.00"BT.

Baca Juga: Beri Pemahaman Kewajiban Konstitusi dan Pendidikan Politik, Bunda Wiwik Sentuh Hati Konstituennya di Palu

Data korban dua selamat orang, yakni Landesa dan Marten. Sedangkan yang meninggal dunia satu orang, yakni La Anto. Sedangkan korban masih dalam proses pencarian ada dua orang, yaitu La Alami, dan La Hamid. Jumlah korban lima orang. (Selamat 2, meninggal 1 dan dalam pencarian 2 orang).

Unsur SAR yang terlibat, Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Syahbandar Pelabuhan Luwuk, Polres Luwuk, Pos AL Luwuk, Polairud Luwuk, KKP, Bhabinsa Luwuk, KP3, RSUD Banggai, dan masyarakat setempat.

Alut dan Palsar yang digunakan, terdiri dari KN SAR Bhisma, Sea Rider (KN SAR Bhisma), speed boat milik Syahbandar Luwuk, perahu nelayan, palsar air, alat komunikasi, ambulans RSUD Luwuk, palsar medis, dan palsar membantu.

Baca Juga: Kemenag Sulteng dan Komisi VIII DPR RI Gelar Serap Aspirasi serta Early Warning System untuk Deteksi Dini Konflik Sosial

Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa pencarian hari kedua akan difokuskan pada area yang telah dipertaruhkan dengan harapan kedua korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan.

“Seluruh unsur SAR yang terlibat bekerja maksimal di lapangan. Kami terus melakukan koordinasi dan evaluasi secara berkala agar operasi ini berjalan efektif dan aman. Harapannya, korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Rizal.(*/mch)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Korban sedang dicari #Tim SAR dan masyarakat mencari korban #Insiden kapal terbakar #Ada lima korban #RSUD Luwuk Banggai