RADAR PALU – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) dan Pemerintah Kabupaten Tolitoli melakukan memperpanjang nota kesepahaman (MoU) tentang jasa penjaminan proyek (surety bond). Penandatanganan Mou dilakukan, Selasa (20/10/2026), di Hotel Best Western, Palu, Sulawesi Tengah.
Acara tersebut dihadiri Pemimpin Wilayah PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) Kantor Wilayah IX Makassar, Trio Witarko; Pemimpin Cabang PT. Jaminan Kredit Indonesia Palu, Aditya Wirawan; dan Manajer Bisnis Cabang Palu, Faizal Rahman. Hadir pula Wakil Bupati Tolitoli Moh Besar Bantilan beserta jajaran Pemerintah Daerah Tolitoli.
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan peran pelaku usaha dalam pembangunan Kabupaten Tolitoli melalui pemanfaatan penjaminan proyek juga diharapkan memperkuat akuntabilitas pengadaan barang dan jasa bagi pengguna anggaran (PA), kuasa pengguna anggaran (KPA), dan pejabat pembuat komitmen (PPK).
Baca Juga: Pembelajaran Daring di SMPN 20 Palu Terkendala Jaringan hingga Keterbatasan HP Siswa
Dengan adanya MoU ini, pengelola anggaran di Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli diharapkan semakin mengenal dan yakin terhadap PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) sebagai perusahaan penjamin proyek. Jamkrindo adalah satu-satunya perusahaan penjamin berbentuk BUMN, dengan jaringan cabang yang luas secara nasional.
Cakupan jaminan meliputi jaminan penawaran, pelaksanaan, uang muka, hingga pemeliharaan. PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) dapat menerbitkan jaminan surety bond maupun kontra bank garansi.
Trio Witarko menegaskan bahwa PT. Jaminan Kredit Indonesia merupakan perusahaan penjaminan bukan perusahaan asuransi. Kegiatan usahanya diatur Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan, yang berbeda dari undang-undang asuransi.
Baca Juga: Komisi II DPRD Sulteng Dorong Ranperda Penyelenggaraan Pertanian Perkuat Perlindungan Petani
PT. Jaminan Kredit Indonesia awalnya dibentuk untuk mendukung dan menjamin program pemerintah termasuk penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Seiring waktu dan perluasan usaha, penjaminan juga mencakup penjaminan kredit non-program pemerintah termasuk jaminan proyek untuk mendukung para pelaku UMKM.
Perusahaan berada di bawah holding Indonesia Financial Group (IFG). Secara nasional, Jamkrindo memiliki sembilan kantor wilayah. Kantor Wilayah Makassar membawahi 13 cabang di Sulawesi, Maluku, dan Papua hingga Jayapura.
Wakil Bupati Tolitoli,Mohammad Besar Bantilan, menyebut kerja sama ini terutama menyasar pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman ke bank tetapi agunannya tidak mencukupi.
Baca Juga: Puluhan Personel Polresta Palu Donor Darah, Peringati HUT Humas Polri ke-75
“Harapan kami, ini bisa memperluas akses jaminan kepada pelaku usaha di Kabupaten Tolitoli, sehingga meningkatkan lapangan kerja dan perputaran ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain untuk Penjaminan Kredit UMKM, PT. Jaminan Kredit Indonesia juga dapat menjadi penjamin atas pelaksanaan proyek.
“Kami berharap pelaksaan dan kontrol terhadap pekerjaan atas proyek, baik proyek pusat maupun daerah/kabupaten, bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Baca Juga: DKISP Morowali Gelar Road to School, Edukasi Siswa tentang Keamanan Digital
Pemkab Tolitoli juga kata dia berencana menyosialisasikan kerja sama ini kepada dinas-dinas, KPA, dan PPK.
“Kami akan melakukan sosialisasi kepada dinas-dinas, KPA, dan PPK untuk menjalin kerja sama dengan PT. Jaminan Kredit Indonesia,” katanya.
Ia menilai pemerintah daerah siap mendukung dan bersinergi dengan Jamkrindo sebagai badan usaha milik negara (BUMN).
Baca Juga: Sebanyak 11 Anggota Polres Poso Dipecat Dengan Tidak Hormat
“PT. Jaminan Kredit Indonesia adalah badan usaha milik negara, jadi siap mendukung dan bersinergi agar perusahaan negara ini bisa tumbuh bersama pemerintah daerah,” ujarnya.***
Editor : MOH FATHAHILA