37 SPPG Palu Ber-SLHS, Satu Dapur Kodim Masih Tunggu Perbaikan

Wahono. • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 17:38 WIB
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin saat mengunjungi salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palu dalam rangka inspeksi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (23/9/2026). Inspeksi dilakukan untuk memastikan kualitas makanan, kebersihan, sanitasi, serta pemenuhan standar operasional SPPG. Foto : Pemkot Palu
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin saat mengunjungi salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palu dalam rangka inspeksi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (23/9/2026). Inspeksi dilakukan untuk memastikan kualitas makanan, kebersihan, sanitasi, serta pemenuhan standar operasional SPPG. Foto : Pemkot Palu

 

RADAR PALU – Sebanyak 37 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini beroperasi di Kota Palu telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal tersebut disampaikan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Palu, Fharizky Ahmad.

Menurut Fharizky, dari total SPPG yang ada, dua SPPG masih berstatus suspend dan berada dalam pemantauan serta pengawasan. Sementara satu SPPG milik Kodim belum beroperasi karena masih dalam proses perbaikan infrastruktur.

“Untuk saat ini, 37 SPPG yang beroperasional sudah memiliki SLHS. Kemudian ada dua SPPG yang disuspend dan masih dalam pemantauan serta pengawasan. Satu SPPG Kodim juga belum beroperasi karena masih dalam perbaikan infrastruktur,” ujar Fharizky, kepada sejumlah awak media di Kota Palu. 

Baca Juga: Pengurusan SLHS SPPG di Palu Membludak, April Jadi Periode Paling Ramai  

Ia menyebutkan, total penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palu saat ini mencapai 94.696 orang, yang merupakan akumulasi penerima dari kalangan siswa dan kelompok 3B.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, memimpin inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan MBG di sejumlah SPPG dan sekolah penerima manfaat, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: IPAL SPPG Diawasi Ketat, Jadi Salah Satu Penentu Terbitnya SLHS

Dalam sidak tersebut, Pemkot Palu menyoroti sejumlah aspek, mulai dari kualitas makanan, sanitasi, pengelolaan limbah, hingga pengemasan dan penyimpanan bahan pangan.

“Yang paling banyak saya lihat itu pengolahan limbah. IPAL-nya masih menjadi pekerjaan rumah karena belum sesuai ketentuan,” kata Imelda.

Pemkot Palu menargetkan 11 SPPG dari 37 SPPG yang beroperasi untuk menjadi sasaran pengawasan. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan pelaksanaan MBG memenuhi standar keamanan pangan dan kesehatan bagi seluruh penerima manfaat.

Editor : Wahono.
SLHS MBG Imelda Liliana Muhidin kota palu SPPG