PT CPM dan Lanal Palu Renovasi Dermaga Rakyat Vatuvuri, Dukung Aktivitas Nelayan dan Obyek Wisata

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 12:23 WIB
Peresmian Dermaga Rakyat Vatuvuri berlangsung di lokasi dermaga, di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (8/9/2026). FOTO: Humas Pemkot Palu.
Peresmian Dermaga Rakyat Vatuvuri berlangsung di lokasi dermaga, di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (8/9/2026). FOTO: Humas Pemkot Palu.

RADAR PALU – Dermaga Rakyat Vatuvuri di Kota Palu kini kembali dapat dimanfaatkan masyarakat setelah direnovasi melalui kolaborasi Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu bersama PT Citra Palu Minerals (CPM).

Peresmian Dermaga Rakyat Vatuvuri berlangsung di lokasi dermaga, di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (8/9/2026). Renovasi tersebut mencakup perbaikan dermaga sepanjang 80 meter serta penambahan sejumlah fasilitas pendukung bagi masyarakat, khususnya nelayan.

Komandan Lanal Palu, Letkol Marinir M. Ali Wardhana, mengatakan renovasi dilakukan karena kondisi dermaga yang telah ada sejak sekitar 2019 atau 2020 tersebut sudah kurang layak digunakan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi dengan Pemkab Donggala, Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja

“Dermaga ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2019 atau 2020. Namun seiring berjalanya waktu  kondisinya sudah kurang layak, kami sebagai TNI Angkatan Laut mengajak perusahaan Citra Palu Minerals untuk kita memberikan semacam kontribusi untuk masyarakat nelayan, yaitu merenovasi,” ujar Ali.

Selain memperbaiki struktur dermaga, kolaborasi tersebut juga menghadirkan sejumlah fasilitas baru. Di antaranya musala, kamar mandi dan WC, sumur air bersih, gazebo untuk tempat beristirahat nelayan, serta akses menuju dermaga yang sebelumnya berupa batu-batuan dan kini telah dilengkapi tangga.

Tak hanya fasilitas dermaga, dalam kolaborasi tersebut juga dibuat tiga unit rumpon berukuran 6x4 meter. Rumpon tersebut sebelumnya  diserahkan secara simbolis oleh Ibu Wapres Selvi Gibran didampingi pengurus Seruni Kabinet Merah Putih (KMP) yang diperuntukkan bagi kelompok nelayan setempat.

Baca Juga: Bupati Banggai Tak Mau Kembalikan 5 Kades, PTUN Minta Sikap Resmi Tertulis

Ali mengatakan, renovasi dermaga dan bantuan rumpon tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tangkap nelayan di sekitar Kecamatan Mantikulore. Program itu sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih dan program “Sembilan Berani” Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Berani Tangkap.

Baca Juga: Rp40 Miliar Lebih Belum Masuk Kas, Bapenda Palu Kejar Pajak Air Donggala

“Dengan adanya kita renovasi dermaga ini dan kita menyumbangkan rumpon, ini menambah daya tangkap dari kelompok-kelompok nelayan yang ada di sekitar Kecamatan Mantikulore,” ujarnya.

Sementara itu, Superintendent Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT CPM, Rahyunita Handayani, mengatakan kolaborasi tersebut bermula dari aspirasi tokoh masyarakat dan warga yang menginginkan adanya perbaikan dermaga karena aktivitas nelayan di kawasan tersebut cukup tinggi.

“Karena di dermaga ini aktivitas masyarakat itu banyak, selain nelayan tangkap, ada juga nelayan wisata yang memang datang untuk sekadar memancing. Dan potensi nelayannya juga banyak, akhirnya kami melaksanakan revitalisasi ini, membuat rehab dermaganya,” ujar Rahyunita.

Baca Juga: 18 Wartawan Ikuti UKW 2026, Profesionalisme Wartawan Jadi Sorotan

Menurut Rahyunita, selain perbaikan dermaga dan bantuan rumpon, PT CPM juga menyediakan fasilitas pendukung seperti musala, air bersih, sanitasi dan WC. Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan PPM dan CSR PT CPM yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Lanal.

Dengan fasilitas yang lebih lengkap, PT CPM berharap aktivitas nelayan di Dermaga Rakyat Vatuvuri dapat berjalan lebih baik dan berdampak pada peningkatan hasil tangkapan. Program serupa juga diharapkan dapat diterapkan di lokasi lain dengan melihat potensi masing-masing wilayah.

“Kami berharap bisa diduplikasi di lokasi lain. Ini sebenarnya untuk kegiatan rumpon ini sudah kali kedua. Waktu itu di Kelurahan Talise,” pungkasnya.

Baca Juga: Untika Luwuk Hadirkan Guru Besar UMI Makassar, Bupati Amirudin Dorong Penguatan Budaya Akademik

Dari sisi masyarakat, Anggota DPRD Kota Palu, H. Nanang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi CPM dan Lanal tersebut. Menurutnya, keberadaan dermaga tidak hanya menunjang aktivitas nelayan, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai kawasan wisata dan membuka peluang bagi UMKM masyarakat sekitar.

“Tempat ini sangat bermanfaat. Ada dua, sangat bermanfaat, yang pertama adalah tempat mancing menambah pendapatan nelayan, yang kedua tempat wisata masyarakat.

H Nanang juga menyampaikan sebelum dermaga ini di revitalisasi sejumlah warga menjadi korban ketika memancing.

Baca Juga: Kecelakaan Kerja, Polres Morowali Panggil KTT PT  RCP 

"Sekitar sembilan orang warga  yang sudah jatuh dari dermaga ini karena kondisi dermaga tidak layak sebelumnya". ungkapnya


Nanang menjelaskan, dermaga tersebut pada awalnya dibangun melalui swadaya masyarakat. Masyarakat secara patungan membangun dermaga karena tingginya aktivitas memancing di lokasi tersebut. Setelah berjalan sekitar dua hingga tiga tahun, kondisi dermaga kemudian mendapat perhatian melalui kegiatan PT CPM bersama masyarakat.***

Editor : MOH FATHAHILA
Nelayan Kota Palu Kampung Nelayan Merah Putih Dermaga Rakyat Vatuvuri PT Citra Palu Minerals Lanal Palu