Bantuan Pokir untuk Komunitas Turut Libatkan UMKM Pada Pegelaran Musik di Taman RTH Mebere

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:32 WIB
Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mebere di Kelurahan Lasoani Memiliki Potensi Berkembang Sebagai Destinasi Wisata Rekreasi dan Ruang Publik di Kota Palu, Jumat (07/08/2026). FOTO: MOH FATHAHILA
Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mebere di Kelurahan Lasoani Memiliki Potensi Berkembang Sebagai Destinasi Wisata Rekreasi dan Ruang Publik di Kota Palu, Jumat (07/08/2026). FOTO: MOH FATHAHILA

RADAR PALU– Pagelaran musik dari komunitas penerima bantuan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Palu akan digelar di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mebere, Kelurahan Lasoani, Kota Palu. Kegiatan tersebut turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang direkrut untuk berjualan di kawasan taman.

Lurah Lasoani, Erwin, mengatakan pagelaran musik tersebut merupakan kegiatan dari komunitas-komunitas yang mendapat bantuan melalui bantuan Pokir dan disalurkan melalui Dinas Pariwisata. Kegiatan itu mulai digelar pada Sabtu malam, (8/8/2026).

“Ada pegelaran musik dari komunitas-komunitas yang mendapat bantuan dari Pokir melalui Dinas Pariwisata. Jadi mulai malam minggu ini, akan diadakan pagelaran musik di situ bagi komunitas yang mendapat bantuan Pokir ini,” kata Erwin saat diwawancarai Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Bupati Morut Cek Jalan Lemo-Salubiro yang Rusak Parah

Menurut Erwin, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk bantuan kepada Pemerintah Kota Palu. Terdapat tiga taman yang menjadi lokasi kegiatan berdasarkan pertemuan yang sebelumnya digelar bersama Dinas Pariwisata Kota Palu dan anggota DPRD yang memberikan bantuan melalui pokir.

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Pariwisata menyampaikan kepada pemerintah kelurahan untuk merekrut pelaku usaha UMKM di setiap taman. Jumlah yang diarahkan sebanyak 10 pelaku UMKM untuk setiap taman.

Untuk Taman RTH Mebere, Erwin mengatakan sebelumnya hanya terdapat satu pelaku UMKM. Namun, mulai malam minggu, sebanyak 10 pelaku UMKM akan ditempatkan di taman tersebut.

Baca Juga: Dari Lahan Terbengkalai, Taman RTH Mebere Lasoani Jadi Ruang Publik

“Jadi untuk pelaku usaha UMKM-nya di situ ada hanya satu orang, tapi nanti mulai malam minggu ini sudah ada 10 orang yang ditempatkan untuk pelaku usaha UMKM,” ujarnya.

Erwin mengatakan keberadaan pelaku UMKM menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Menurutnya, masyarakat yang datang ke taman juga membutuhkan makanan dan minuman selama berada di kawasan tersebut.

“Orang itu kan berkunjung itu jelas, sambil berkunjung ada belanja, seperti berupa makanan ataupun minuman dan mulai malam minggu ini, di situ sudah ada pelaku UMKM ditempatkan. Itu merupakan salah satu daya tarik juga dari pengunjung,” katanya.

Baca Juga: Safri Kritik Logika Kepmen ESDM 157: Jangan Hilirisasi Dibanggakan, Hak Fiskal Daerah Diabaikan

Penempatan pedagang kuliner dilakukan bersama Dinas Pariwisata dengan menentukan lokasi yang sesuai di kawasan taman. Erwin mengatakan penempatan tersebut tidak dapat dilakukan sembarangan.

Erwin berharap keberadaan UMKM dan pagelaran musik dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk berkunjung ke taman.

Dengan adanya kegiatan tersebut, taman diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas dan aktivitas UMKM.***

Editor : MOH FATHAHILA
Taman RTH Mebere pokir palu umkm Lasoani