Program tersebut diikuti oleh 31 orang pemudik yang diberangkatkan menuju Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, menggunakan tiga unit bus. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang perayaan Idulfitri.
Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Palu, Dewi Fitriawati, mengatakan kuota awal peserta yang disiapkan sebanyak 60 orang. Namun pada saat keberangkatan, jumlah peserta yang hadir hanya sekitar setengah dari kapasitas tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kota Palu, khususnya Dinas Perhubungan Kota Palu, melaksanakan mudik gratis dengan rute Palu–Ampana. Awalnya jumlah penumpang sekitar 60 orang, tetapi karena ada beberapa yang berhalangan hadir, yang berangkat sekitar 31 orang,” ujar Dewi.
Ia menjelaskan, tiga unit bus disiapkan untuk mengangkut para peserta mudik. Masing-masing bus dioperasikan oleh satu pengemudi agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Bus yang disiapkan ada tiga dan masing-masing dengan satu driver. Perjalanan dibuat santai, kalau ingin singgah istirahat di jalan bisa berhenti dulu, tidak dituntut harus sampai cepat,” jelasnya.
Menurut Dewi, trayek Palu–Ampana merupakan rute baru yang untuk pertama kalinya dimasukkan dalam program mudik gratis Pemkot Palu. Meski baru dibuka, minat masyarakat untuk mengikuti program tersebut dinilai cukup tinggi.
“Rata-rata yang ikut ini mahasiswa. Antusias masyarakat cukup bagus, apalagi menjelang libur panjang,” katanya.
Salah seorang peserta, Muhammad Jabal Nur, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut, terutama bagi mahasiswa yang ingin pulang kampung tanpa harus menanggung biaya perjalanan yang besar.
“Tahun-tahun sebelumnya saya ikut mudik gratis dari pemerintah Ampana Kota. Tahun ini tidak ada, tapi Pemkot Palu membuka lebih dulu jadi saya ikut yang ini. Program seperti ini sangat membantu, apalagi untuk mahasiswa karena menjelang lebaran biasanya banyak pengeluaran,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan mudik gratis dari pemerintah daerah bisa terus dilaksanakan setiap tahun agar masyarakat yang ingin pulang kampung dapat terbantu dari sisi biaya transportasi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, menjelaskan bahwa program mudik gratis yang disiapkan pemerintah kota tahun ini memiliki dua tujuan utama, yakni Ogoamas dan Ampana.
“Penentuan tujuan itu dari Wali Kota. Mungkin berdasarkan permintaan masyarakat yang menyampaikan langsung kepada beliau,” ujar Trisno pada Jumat (13/3/2026).
Ia menuturkan, jumlah peserta yang memilih tujuan Ogoamas hanya empat orang. Karena jumlahnya sangat terbatas, Dishub tidak menyediakan bus khusus dan memilih menanggung langsung biaya perjalanan para pemudik tersebut.
“Yang ke Ogoamas hanya empat orang, jadi tidak menggunakan bus. Kita akhirnya membiayai perjalanan mereka,” jelasnya.
Sementara itu, untuk tujuan Ampana, jumlah pendaftar jauh lebih banyak. Dishub mencatat sekitar seratus orang akan diberangkatkan dari Palu menuju Ampana.
Untuk mengakomodasi para pemudik tersebut, Dishub menyiapkan tiga unit bus yang dijadwalkan berangkat pada hari Minggu 15 Maret 2026 Jam 9 pagi di Kantor Wali Kota Palu.
“Kalau yang ke Ampana kurang lebih seratusan orang, kita siapkan tiga bus untuk pemberangkatannya,” kata Trisno. (mg1/cr4)
Editor : Nur Soima Ulfa