RADAR PALU – Proses seleksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Palu kini memasuki tahapan akhir. Panitia Seleksi memastikan seluruh proses tinggal menunggu hasil wawancara akhir yang dilakukan oleh Wali Kota Palu selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Palu, Adri, mengatakan peserta yang mengikuti wawancara akhir merupakan kandidat yang telah dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan (UKK) berdasarkan hasil penilaian tim penguji.
"Yang lolos itu berdasarkan nilai hasil uji kelayakan dan kepatutan. Sekarang tinggal menunggu hasil wawancara akhir oleh Pak Wali Kota selaku KPM," ujar Adri saat dihubungi, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: Eks Oknum Polisi Jadi Terdakwa, Hakim Soroti Penyidik Tak Sita Mobil yang Diduga Objek Kejahatan
Menurutnya, panitia masih menunggu arahan dari pimpinan terkait penetapan calon Direktur Utama Perumda. Setelah seluruh tahapan selesai, hasil seleksi akan diumumkan kepada publik.
"Insyaallah dalam bulan ini sudah ada penetapan. Masih perlu wawancara yang lebih intens karena Perumda memiliki banyak persoalan yang harus dibenahi," katanya.
Adri menjelaskan, wawancara akhir menjadi tahapan penting untuk memastikan calon yang terpilih memiliki komitmen serta kesiapan membenahi kondisi Perumda yang selama ini menghadapi berbagai tantangan.
Baca Juga: New Honda Vario EVO 160 Resmi Meluncur di Luwuk, Hadirkan Desain Modern dan Mesin 160cc
Ia menegaskan, panitia seleksi tidak memberikan penilaian tambahan maupun intervensi terhadap dua kandidat yang telah lolos ke tahap akhir. Seluruh peserta dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil UKK, sementara keputusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan Wali Kota sebagai KPM.
"Kami dari panitia seleksi tidak mengintervensi. Dua-duanya memenuhi syarat ke tahap berikutnya. Siapa yang dipilih menjadi Direktur Utama merupakan kewenangan KPM berdasarkan hasil wawancara akhir," jelasnya.
Adri berharap sosok yang nantinya dipercaya memimpin Perumda memiliki kapasitas manajerial, memahami tata kelola perusahaan daerah, serta mampu membawa Perumda keluar dari berbagai persoalan yang dihadapi.
Selain itu, Direktur Utama yang terpilih diharapkan dapat membangun sinergi dengan Dewan Pengawas untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang profesional dan berorientasi pada peningkatan kinerja.
"Kami mencari sosok yang memahami pengelolaan perusahaan, memiliki komitmen memperbaiki Perumda, dan mampu berkolaborasi dengan Dewan Pengawas agar Perumda menjadi lebih baik," tegasnya.
Adri juga memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan secara independen, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
"Semua pelamar independen. Tidak ada intervensi, tidak ada unsur kedekatan. Yang kami cari murni figur profesional yang memiliki kemampuan mengelola bisnis," tandasnya.***
Editor : Muhammad Awaludin