RADAR PALU – Kondisi salah satu bangunan di SMPN 18 Palu semakin memprihatinkan. Satu blok gedung yang rusak parah sejak gempa bumi 2018 hingga kini masih berdiri, meski telah dinyatakan tidak layak digunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu.
Bangunan dua ruang kelas itu berada di tengah area aktif sekolah. Di sisi kiri dan kanan berdiri ruang kelas lain, sementara di bagian belakang terdapat laboratorium sekolah. Kondisi fisik bangunan tampak rusak berat.
Tiang penyangga mulai terkikis dan besi penopangnya menyembul keluar. Retakan terlihat di dinding hingga lantai, kaca jendela pecah dan menganga, sementara plafon jebol dengan atap yang mulai keropos.
Baca Juga: Kunci Sulteng Nambaso: FKUB dan Anwar Hafid Bedah Konsep Berani Berkah
Kondisi tersebut membuat para guru khawatir karena bangunan rapuh itu berada tepat di lingkungan belajar siswa setiap hari.
“Kalau masalah usia gedung itu saya tidak tahu. Saya pindah ke sini tahun 2008, gedung itu sudah ada. Setelah gempa, kondisinya jadi seperti ini,” ujar salah seorang guru SMPN 18 Palu yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah sebenarnya telah merekomendasikan agar bangunan tersebut tidak lagi digunakan. Namun proses penghapusan dan pembongkaran gedung disebut terkendala birokrasi serta ketiadaan anggaran.
Baca Juga: Cak Imin Ajak Kader PKB Sulteng Kawal Investasi dan Bela Rakyat Kecil di Tengah Krisis Ekonomi
Pihak sekolah mengaku telah berulang kali berkoordinasi sejak 2024 hingga awal 2025 dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.
“Kami sudah tindak lanjuti agar gedung ini dihapuskan. Tapi setelah beberapa kali rapat, tidak jadi karena dana penghapusannya tidak ada. Birokrasinya juga sangat panjang,” keluhnya.
Karena khawatir kondisi bangunan semakin membahayakan, pihak sekolah bahkan sempat menawarkan solusi pembongkaran secara mandiri melalui komite sekolah. (*)
*)Selengkapnya Baca Koran Harian Radar Palu, Edisi Sabtu, 16 Mei 2026
Editor : Agung Sumandjaya