RADAR PALU - Ironi menimpa Yanti, penyandang disabilitas rungu di Kota Palu. Saat ia tengah mengikuti kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, rumah yang selama ini ia tinggali justru hangus terbakar.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Karanjalemba, tepat di depan kampus Universitas Al-Khairaat (Unisa), Minggu (26/4/2026).
Pagi itu, sekitar pukul 06.00 WITA, Yanti berpamitan kepada ayahnya untuk mengikuti jalan santai yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Dua jam berselang, ia bahkan sempat aktif memberikan edukasi bahasa isyarat kebencanaan kepada peserta.
Baca Juga: Bupati Delis Bawa Morowali Utara Raih Top Regency Nasional 2026
Namun, tanpa ia sadari, musibah justru tengah terjadi di rumahnya.
Menurut keterangan Yassin Ali Hadu, rekan korban dari Gerkatin Sulawesi Tengah, momen itu sempat ditandai dengan melintasnya mobil pemadam kebakaran di sekitar lokasi acara.
“Mobil damkar lewat, tapi Yanti tidak tahu itu pertanda rumahnya kebakaran. Setelah apel, dia ambil HP, lalu video call dari adiknya menyuruh pulang,” ujar Yassin.
Baca Juga: Jamaah Haji Tersesat di Makkah? Nomor Ini Jadi Kunci Pulang
Kabar itu langsung mengubah segalanya.
Saat tiba di lokasi, rumah Yanti sudah dalam kondisi hangus rata dengan tanah. Tidak ada lagi yang bisa diselamatkan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh ledakan tabung gas. Meski seluruh harta benda ludes, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Hingga kini, Yanti masih dalam kondisi syok dan belum bisa memberikan keterangan langsung terkait musibah yang dialaminya.***
Editor : Muhammad Awaludin