RADARPALU - Komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak terus diwujudkan melalui inovasi berbasis keilmuan. Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk GERTAK JANTUNG.
Ketua Tim, Prof. Dr. Dra. Anna Veronica Pont, SKM., SH., MH., MM mengatakan kegiatan ini berfokus pada upaya menjaga kesehatan kardiovaskular ibu hamil melalui pendekatan edukasi holistik dan aktivitas fisik, yang terarah dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.
“Ini kelanjutan dari program pengabdian masyarakat sebelumnya, yang dirancang secara berkesinambungan dengan menitikberatkan pada aspek promotif dan preventif,” kata Prof Anna Veronica Pont.
Baca Juga: Ngopi Emas Pegadaian Hadir di Palu, Transaksi Emas Diganjar Kopi Gratis hingga Hadiah Menarik
Rangkaian kegiatan yang dimulai dengan sesi edukasi kesehatan disampaikan secara komprehensif kepada ibu hamil oleh Prof Anna Veronica Pont bersama Mercy Joice Kaparang, SKM., M.Kes dan Linda, SKM., M.Kes.
“Jadi berperan aktif dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung selama kehamilan, perubahan fisiologis yang terjadi, serta upaya pencegahan risiko komplikasi melalui penerapan pola hidup sehat,” jelas Prof Anna Veronica Pont.
Kata Prof Anna Veronica Pont, materi edukasi disampaikan secara interaktif dengan pendekatan komunikatif, sehingga peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat dalam diskusi aktif.
Baca Juga: Pemkab Morowali Gelar Musrenbang RKPD 2027
Tidak hanya itu, para dosen juga memberikan penjelasan terkait pentingnya asupan nutrisi, pengelolaan stres, serta aktivitas fisik yang aman bagi ibu hamil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fungsi kardiovaskular.
Masih kata Prof Anna Veronica Pont, setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik yoga prenatal yang dipandu langsung oleh Olkamien Jesdika Longulo, S.Kep.Ns., M.Sc.
Dalam sesi ini, peserta diajak untuk melakukan berbagai gerakan yang dirancang khusus bagi ibu hamil, disertai dengan teknik pernapasan yang tepat.
Selain memandu gerakan, instruktur juga memberikan pendampingan secara langsung untuk memastikan setiap peserta melakukan gerakan dengan benar dan aman, sehingga manfaat yang diperoleh dapat optimal dalam meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga kestabilan tekanan darah.
Usai pelaksanaan yoga, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk skrining dan monitoring kondisi ibu hamil. Pada tahap ini, Sarliana, M.Tr.Keb bersama Wiji Suliani, SKM berperan dalam melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) serta pengukuran tekanan darah.
“Pemeriksaan dilakukan secara sistematis guna mendeteksi secara dini adanya potensi anemia maupun hipertensi yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin,” Prof Anna Veronica Pont.
Baca Juga: Kinerja Moncer 2025, Bank Sulteng Kembali Raih Pengakuan di Level Nasional
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta. Antusiasme ibu hamil terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi, mulai dari edukasi, praktik yoga, hingga pemeriksaan kesehatan.
“Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif yang diterapkan mampu meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh,” sebutnya.
Melalui program GERTAK JANTUNG, Prof Anna Veronica Pont berharap ibu hamil tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Patah As Roda di Santigi Dini Hari, Kendaraan Lumpuh di Batu Ceper
Pendekatan yang mengombinasikan edukasi, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung terwujudnya ibu yang sehat dan bayi yang tumbuh optimal.
“Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Poltekkes Kemenkes Palu sebagai institusi pendidikan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak,” tutupnya.(*/acm)
Editor : Mugni Supardi