Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Tekan Risiko Kematian Ibu, Poltekkes Palu Dorong Deteksi Dini Lewat GERTAK JANTUNG

Mugni Supardi • Kamis, 9 April 2026 | 21:05 WIB
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk GERTAK JANTUNG (Gerakan Serentak Jaga Jantung) di Liku, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kamis (9/4/2026).(DOK JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES PALU)
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk GERTAK JANTUNG (Gerakan Serentak Jaga Jantung) di Liku, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kamis (9/4/2026).(DOK JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES PALU)

RADARPALU – Program Studi Sarjana Terapan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk GERTAK JANTUNG (Gerakan Serentak Jaga Jantung) di Liku, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada edukasi asuhan holistik bagi ibu hamil serta pelatihan skrining dini bagi kader kesehatan guna mencegah risiko penyakit jantung yang dapat memicu komplikasi kehamilan.

Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu, Siti Hadijah Batjo, SSiT., MPH, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas kader menjadi kunci dalam deteksi dini risiko kesehatan di masyarakat.

Baca Juga: Dorongan Akuisisi PT GNI Menguat, DPRD Sulteng Minta Pemerintah Selamatkan Buruh dan Kedaulatan Ekonomi

“Upaya skrining sejak dini penting untuk mencegah komplikasi yang dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian ibu,” ujarnya.

Sebanyak 20 kader kesehatan di Kelurahan Lambara mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan tiga materi utama, yakni peran kader dalam skrining ibu hamil berisiko penyakit jantung, identifikasi gejala dan tanda, serta sistem pencatatan, pelaporan, dan rujukan.

Materi disampaikan oleh tim pengabdi yang terdiri dari Siti Hadijah Batjo, Mardiani Mangun, Hadina, Muliani, Dwi Kartika Sari, dan Sarifah Fatma Al Bahar. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari tim pelaksana.

Baca Juga: Pegadaian Dorong Investasi Emas untuk Tekan Stunting di Sulteng

Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi, hingga praktik langsung skrining sederhana yang dapat diterapkan kader di lapangan.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat sesi praktik yang memberikan pengalaman langsung dalam melakukan deteksi dini.

Melalui program ini, kader kesehatan diharapkan mampu berperan aktif dalam skrining risiko penyakit jantung pada ibu hamil serta menjalankan sistem rujukan secara tepat.

 

Selain itu, ibu hamil juga diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui pendekatan holistik yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual.

Program GERTAK JANTUNG ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil secara berkelanjutan, khususnya di wilayah Lambara dan sekitarnya.(*)

Editor : Mugni Supardi
#GERTAK JANTUNG #skrining penyakit jantung #kesehatan ibu #ibu hamil #Poltekkes Palu