RADAR PALU – Ibadah peringatan Paskah di Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Jemaat Immanuel Palu, Minggu (5/4/2026), berlangsung khidmat dan penuh penghayatan iman. Momentum kebangkitan Kristus ini menjadi penguatan spiritual bagi jemaat di tengah situasi dunia yang diliputi ketidakpastian.
Dalam khotbahnya, Pendeta Armin Robert Tamalanga, M.Th menyoroti pesan malaikat kepada Maria Magdalena saat mendatangi kubur Yesus, yakni “Jangan takut”. Pesan tersebut, menurutnya, menjadi sangat relevan bagi kehidupan manusia saat ini.
Ia menegaskan bahwa dunia tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik global hingga ketidakpastian ekonomi dan sosial. Dalam kondisi tersebut, Paskah hadir sebagai sumber pengharapan bagi umat percaya.
Baca Juga: Polres Morowali Utara Perketat Pengamanan Jumat Agung dan Paskah 2026
“Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Terjadi perang dan berbagai ketidakpastian global. Namun melalui Paskah, kita diingatkan untuk tetap berpengharapan dan percaya bahwa Tuhan selalu menyertai,” ujar Pendeta Armin di hadapan jemaat.
Lebih lanjut, ia mengajak umat untuk berani menyatakan kebenaran dalam kehidupan beriman serta menjadikan kebangkitan Kristus sebagai kekuatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peristiwa Paskah bukan hanya peringatan ritual semata, tetapi menjadi wujud syukur atas kebangkitan Kristus yang membawa semangat baru dalam pelayanan, pekerjaan, serta menghadapi berbagai pergumulan hidup.
Baca Juga: Ibadah Jumat Agung, Jemaat GKST Immanuel Palu Dikuatkan dalam Iman dan Pengharapan
“Semangat dalam pelayanan, pengorbanan diri, serta dalam pekerjaan dan pergumulan hidup harus terus dikuatkan oleh iman percaya kepada Tuhan setiap waktu,” pungkasnya.(ron)
Editor : Rony Sandhi