Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Penutup Drainase di Palu, Besi Efektif tapi Rawan Hilang

Annisa Tri Yusnida • Rabu, 1 April 2026 | 18:04 WIB
Kondisi penutup drainase di Kota Palu. Material besi dinilai lebih efektif untuk memudahkan pemeliharaan saluran air. (Annisa Tri Yusnida)
Kondisi penutup drainase di Kota Palu. Material besi dinilai lebih efektif untuk memudahkan pemeliharaan saluran air. (Annisa Tri Yusnida)

RADAR PALU – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palu menilai tidak semua jenis penutup drainase Palu efektif digunakan. Perbedaan material disebut berdampak pada kemudahan perawatan saluran air.

Pelaksana Tugas Kepala Perkim Palu Irvan mengatakan, penutup berbahan besi lebih memudahkan petugas saat melakukan pemeliharaan rutin. 

Baca Juga: Penutup Drainase Jebol, Warga Terancam Terperosok di Jalan Suprapto

“Tidak semua penutup jalan bisa berfungsi dengan baik, karena ini sangat berpengaruh bagi pemeliharaannya,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, penutup besi bisa dibuka dan dipasang kembali dengan relatif mudah. Berbeda dengan beton yang cenderung berat dan sulit diangkat.

“Pemilihan penutup besi karena mudah diangkat, sementara beton itu agak sulit,” ungkapnya.

Irvan menegaskan, penutup drainase Palu yang tidak didukung pemeliharaan rutin berpotensi menimbulkan berbagai persoalan. Mulai dari penumpukan sampah hingga terganggunya aliran air.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut bisa memicu genangan bahkan limpasan air saat hujan deras. 

Baca Juga: Drainase Dominasi Musrenbang Palu Barat, Jalan Bayam Disorot

“Kalau tidak dilakukan pemeliharaan, akan berdampak pada masalah sampah, aliran air, bahkan akan terjadi limpasan,” jelasnya.

Meski dinilai efektif, penggunaan penutup drainase berbahan besi juga memiliki kelemahan. Material ini disebut rawan hilang akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan terbaik terkait penutup drainase Palu ke depan.

Irvan menambahkan, keputusan terkait inovasi penutup drainase selanjutnya akan menjadi kewenangan dinas teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Ia optimistis akan ada solusi yang lebih inovatif untuk mendukung sistem drainase yang lebih optimal di Kota Palu.

“Kewenangan nantinya ada di Dinas PU terkait bagaimana langkah inovatif yang akan diterapkan pada manhole,” tutupnya.

Pemilihan material penutup drainase Palu menjadi kunci penting dalam menjaga fungsi saluran air, sekaligus mencegah potensi banjir di kawasan perkotaan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#penutup drainase Palu #drainase kota #Dinas PU #Perkim Palu #Infrastruktur Palu Barat