Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Soroti Sampah dan Ketertiban, Hadianto Minta Warga Tak Acuh Lingkungan

Mugni Supardi • Senin, 23 Maret 2026 | 18:38 WIB

Walikota Hadianto (kiri) saat memantau sejumlah lokasi yang tidak tertata dengan baik.
Walikota Hadianto (kiri) saat memantau sejumlah lokasi yang tidak tertata dengan baik.

RADAR PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan kota.

Hal itu disampaikannya saat memantau sejumlah titik di sudut Kota Palu bersama Sekretaris Kota Irmayanti dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dalam video yang diunggah di akun resminya, Hadianto terlihat menyoroti masih adanya kawasan yang kurang tertata dan kotor. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga.

“Semua harus berikan kontribusi. Tidak boleh tidak peduli dengan lingkungannya. Harus peduli,” tegas Hadianto.

Menurutnya, kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk pekarangan rumah atau tempat usaha masing-masing. Ia bahkan menyinggung pedagang yang tidak memperhatikan kerapian lokasi jualannya.

“Kalau mau jualan, kasih bagus tempat. Kalau tidak bagus tempat, janganlah, kita tidak minta juga yang mewah-mewah,” ujarnya.

Hadianto juga mengingatkan bahwa kelalaian menjaga lingkungan akan berdampak pada masyarakat itu sendiri. Ia menilai kebiasaan hidup bersih harus menjadi budaya, termasuk ditanamkan sejak dini.

“Dulu kerja bakti itu biasa. Sekarang ini harus kita bangun lagi supaya jadi kultur,” katanya.

Tak hanya masyarakat, Hadianto juga memberi peringatan keras kepada aparatur wilayah. Ia menegaskan bahwa lurah bisa dikenai sanksi jika wilayahnya tidak tertib dan bersih.

“Sanksi kantor lurah ini. Lurahnya disanksi,” ucapnya.

Selain itu, ia menyoroti persoalan fasilitas publik yang kerap rusak atau hilang akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab. Menurutnya, hal ini justru membebani keuangan daerah karena harus terus diperbaiki.

“Uang keluar kita bikin ini, habis itu rusak atau dicuri, bikin lagi. Kalau begini terus, kita rugi,” tegasnya.

Dalam unggahan tersebut, Hadianto juga mengajak masyarakat untuk aktif saling mengingatkan dan mengawasi demi menciptakan kota yang nyaman.

“Bersih dan rapinya kota ini tergantung bagaimana kita menjaganya. Pemkot Palu tidak bisa sendirian,” tulisnya dalam caption.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Palu akan menambah jumlah petugas kebersihan, khususnya dari kalangan nonmuslim, guna memastikan layanan tetap berjalan selama libur panjang Lebaran.

“Semua harus jadi pengawas, harus mau menegur, harus saling menjaga,” tandasnya.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Kebersihan Kota Palu #Sanksi lurah Palu #Lingkungan bersih Palu #kebijakan Pemkot Palu #Hadianto Rasyid #Wali Kota Palu #DLH Palu