RADAR PALU – Kualitas udara di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (7/3/2026) terpantau masih berada dalam kategori baik.
Berdasarkan pemantauan Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri, nilai partikulat udara yang terukur masih berada di bawah ambang batas yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Dari pemantauan menunjukkan konsentrasi PM1 sebesar 10 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 15.19–15.29 WITA.
Sementara itu, konsentrasi PM2.5 tercatat 10 µg/m³ pada pukul 14.56–15.06 WITA dan PM10 sebesar 14 µg/m³ pada pukul 15.07–15.17 WITA.
Kedua parameter tersebut masih masuk dalam kategori baik, dengan kondisi cuaca saat pemantauan dilaporkan berawan.
Selain pemantauan harian, SPAG Lore Lindu Bariri juga mencatat nilai pengamatan tertinggi dalam tujuh hari terakhir.
Untuk PM1, nilai tertinggi tercatat 28 µg/m³ pada 1 Maret 2026.
Sedangkan PM2.5 mencapai 23 µg/m³ dan PM10 sebesar 32 µg/m³, keduanya terjadi pada 3 Maret 2026.
Meski kualitas udara masih tergolong baik, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga lingkungan agar kualitas udara tetap terjaga.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain menggunakan masker untuk melindungi diri dari debu, tidak membakar sampah di halaman rumah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melebihi 100.
Pemantauan kualitas udara secara rutin dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman bagi kesehatan masyarakat.(*)
Editor : Mugni Supardi