RADAR PALU – SD Inpres 1 Tondo, Kota Palu, terus menunjukkan geliat kebangkitan prestasi. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Satria, sekolah yang sebelumnya kurang dikenal kini menjelma menjadi sekolah berbasis prestasi dengan berbagai terobosan berani.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah kursus Bahasa Inggris gratis bagi siswa kelas III hingga V. Program ini tidak sekadar formalitas. Tenaga pengajarnya merupakan tim profesional yang dipimpin langsung oleh dosen Bahasa Inggris dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako.
“Kursus Bahasa Inggris ini sudah berjalan tiga bulan. Alhamdulillah, anak-anak luar biasa, sudah bisa berpidato menggunakan Bahasa Inggris,” kata Satria saat ditemui Radar Palu, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, tim pelatih berjumlah sekitar 10 orang, termasuk dosen dan praktisi bahasa. Program tersebut terlaksana berkat sinergi dengan bantuan pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD, H. Nanang, yang memberikan perhatian khusus pada penguatan kualitas pendidikan dasar.
Menariknya, metode pembelajaran tidak dilakukan secara konvensional di dalam kelas. Para siswa diajak belajar di luar ruangan dengan pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan agar mereka tidak merasa tertekan saat belajar bahasa asing.
Selain akademik, Satria juga fokus mengembangkan potensi non-akademik siswa. Ia menggandeng pelatih profesional dari luar sekolah untuk membina berbagai cabang olahraga dan seni, seperti karate, pencak silat, hingga seni tarik suara.
Hasilnya mulai terlihat. Tim futsal SD Inpres 1 Tondo berhasil menembus babak delapan besar dalam ajang kompetisi bergengsi tingkat lokal, sebuah capaian yang jarang diraih sekolah dasar negeri sebelumnya.
“Cara memperkenalkan sekolah itu salah satu strategi saya. Sekolah akan dikenal jika punya prestasi. Biasanya, sekolah berprestasi sangat diminati orang tua,” tegas Satria.
Melalui pendekatan kolaboratif, pembelajaran kreatif, dan fokus pada prestasi siswa, SD Inpres 1 Tondo perlahan membuktikan diri sebagai sekolah dasar yang mampu bersaing dan menjadi rujukan baru pendidikan di Kota Palu.***
Editor : Muhammad Awaludin