RADAR PALU – Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) Kota Palu gelar Lomba Apresiasi Budaya Kota Palu di Auditorium Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Senin (15/12/2025). Lomba tersebut berhasil menggaet lebih dari 100 peserta mulai tingkat SD sampai SMP se-kota Palu.
Lomba ini bertajuk “Melalui Pengembangan Khazanah Budaya Islami Akan Menciptakan Generasi Muda yang Cerdas dan Religius”. Terdapat empat cabang lomba terdiri dari Nutesa, puisi berbahasa Kaili, Kakula, serta Jepeng Klasik.
Dalam sambutan Ketua HSBI Palu, Hj Siti Norma Mardjanu SH MSi MH menyampaikan bahwa seni dan budaya Islam merupakan bagian penting, dalam membangun peradaban yang berakhlak dan berilmu.
“Di Sulawesi Tengah, seni Islami tumbuh seiring dengan kearifan lokal yang mengajarkan nilai kesantunan, kebersamaan, dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Norma.
Lanjutnya, melalui pengembangan khazanah budaya Islami, HSBI Palu ingin menanamkan nilai-nilai keimanan dan kebudayaan kepada generasi muda.
Menurutnya, seni yang berlandaskan ajaran Islam menjadi sarana pendidikan karakter yang melahirkan generasi cerdas, kreatif, dan religius, tanpa kehilangan jati diri budaya daerahnya.
Norma mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan seni budaya Islam sebagai media pembinaan generasi muda, dengan memperkuat sinergi antara tokoh agama, adat, seniman, dan pemerintah.
“Semoga ikhtiar ini membawa Sulawesi Tengah menuju masyarakat yang beradab, harmonis, dan di-ridai Allah SWT,” tutup Norma.
Sederet nama stakeholder pun turut berpartisipasi menjadi juri yakni Kementerian Keagamaan kota Palu, Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) Kota Palu, Muslimat Nahdlatul Ulama Sulawesi Tengah, Lembaga Seni Qasidah Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (LASQI), serta Ketua Dewan Pakar Badan Musyawarah Adat (BMA) Sulteng Dr H Suaib Jafar MSi beserta sekretarisnya.
Adapula Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustafa SSos ADMKP. Dalam sambutannya mewakili Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, dia menyampaikan bahwa seni dan budaya memiliki kekuatan besar dalam membangun peradaban, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan negara.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palu terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya termasuk melalui kerjasama dengan organisai seperti HSBI yang selama ini konsistem menjadi mitra sekaligus dalam pengembangan seni dan budaya Islam di kota Palu,” ujar Ridwan.
Dia pun mengingatkan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan wadah pembinaan, pengembangan bakat dan apresiasi terhadap kesenian, yang lahir dari kreatifitas anak-anak dan masyarakat Kota Palu.
Ridwan lantas menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti lomba sebagai upaya merawat warisan budaya melalui karya seni yang dipersembahkan.(cr1).
Editor : Talib