Program tersebut mulai berjalan selama 3 hari dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat pada 30 Oktober 2025. Kehadiran petugas di lapangan dinilai mampu memberikan kemudahan sekaligus mempercepat proses pembayaran pajak.
Lurah Donggala Kodi, Idris SH MH, menjelaskan pelaksanaan program ini telah berjalan selama tiga hari dan mendapatkan respon positif dari warga.“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini masyarakat merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi datang ke tempat yang jauh. Cukup menunggu pelayanan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada minggu berikutnya pihak kelurahan akan melaksanakan pelayanan PBB mobile bersama Satgas Pancasila, RT, RW, serta Linmas. Pelayanan ini dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga secara langsung.
Langkah tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajaknya. Dengan pelayanan yang lebih dekat, masyarakat diharapkan merasa lebih mudah dan nyaman.
Idris berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar PBB sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat jauh lebih efektif dibanding hanya menunggu warga datang ke kantor kelurahan. Cara ini juga dinilai mampu menghadirkan rasa tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pihak kelurahan, Satgas Pancasila, dan perangkat wilayah akan terus diperkuat. Melalui kerja sama ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk taat pajak.
Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan yang proaktif, masyarakat diharapkan semakin sadar akan peran penting mereka dalam mendukung kebijakan pemerintah. Upaya ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pajak daerah. (mg1)
Editor : Nur Soima Ulfa