Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BPOM di Palu Sudah Terima 5 Sampel Makanan Bergizi Gratis, Akan Diuji Menggunakan Parameter Kimia dan Mikrobiologi

Syahril. • Kamis, 28 Agustus 2025 | 19:26 WIB
BPOM : Balai POM di Palu sudah terima sampel dari paket MBG untuk diuji, Kamis (28/8/2025).
BPOM : Balai POM di Palu sudah terima sampel dari paket MBG untuk diuji, Kamis (28/8/2025).

RADAR PALU - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palu telah menerima sampel dari paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga jadi penyebab para siswa harus dilarikan ke rumah sakit.

Sedikitnya ada 5 sampel yang telah diterima oleh BPOM di Palu pada Kamis (28/8/2025) pagi.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Radar Palu sampel-sampel tersebut diambil dari dapur MBG di Jalan Anoa, Kelurahan Tatura Selatan dan sampel dari sekolah.

"Sedang kami kaji untuk parameter uji yang dicurigai, yang akan diuji. Karena ada parameter yang memang membutuhkan waktu lebih lama," ujar BPOM di Palu.

Terhadap beberapa sampel yang dicurigai telah diamankan oleh Dinkes Kota Palu agar tidak didistribusikan dan tidak dikonsumsi.

Ada dua parameter uji yang yang dicurigai oleh BPOM yakni parameter kimia dan mikrobiologi.

Hanya saja pihak BPOM di Palu belum menjelaskan secara rinci parameter kimia apa saja yang dicurigai dan jenis mikrobiologi. "Parameternya nanti disampaikan sekalian di hasil saja," kata BPOM.

Sebelumnya diberitakan, total 18 siswa dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sis Aljufri Palu dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Potensi Palu harus dilarikan ke Rumah Sakit Woodwart pada Rabu (27/8/2025) usai menyantap paket MBG.

Dari keterangan dr Derix Faldeinscouv selaku Dokter Umum di Rumah Sakit Woodwart yang menangani 18 pasien di ruang IGD tersebut mengatakan, umumnya gejala yang muncul pada pasien di antaranya, mual, sakit kepala, gatal-gatal kemerahan, mata memerah serta sesak napas.

"Kalau menurut saya berdasarkan gejala yang terlihat, lebih ke arah alergi bukan keracunan. Mungkin alergi sea food," pungkasnya. (ril)

Editor : Syahril.
#SMK Bina Potensi Palu #BPOM #MBG #MTs Sis Aljufri Palu