RADAR PALU - Hari raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah atau 6 Juni 2025 Masehi, umat muslim mulai bersiap melaksanakan ibadah kurban.
Selain untuk memenuhi ketentuan agama, dalam ibadah kurban penting pula memastikan kesehatan ternak kurban.
Umat muslim perlu cermat memilah dan memilih ternak kurban dengan memeriksa kondisi fisik ternak.
Pelaksana Teknis Puskeswan Petobo, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Erlangga memberikan beberapa tips memilih sapi kurban.
Agar umat muslim mendapat sapi kurban dengan kualitas daging yang baik dan aman dikonsumsi.
Erlangga setidaknya memberikan lima tips yang dapat dilakukan oleh umat muslim guna memilih hewan kurban yang baik dan sehat.
Pertama, melakukan pemeriksaan umur. "Pastikan sapi yang akan dibeli berumur minimal 2 tahun yang ditandai dengan sudah lepasnya gigi susu," katanya kepada Radar Palu, Selasa (27/5/2025).
Kedua, memeriksa kondisi fisik sapi. Tidak ada cacat, seperti kaki yang patah atau pincang. Sapi harus terlihat sehat dan tidak loyo.
Ketiga, menimbang berat badan. Pilih sapi dengan berat badan ideal minimal 200 kilogram (Kg).
Keempat, sebelum disembelih, periksa kesehatan sapi untuk memastikan sapi tidak terjangkit penyakit. "Setelah pemotongan juga perlu dilakukan pemeriksaan pada organ dalam seperti hati, jantung dan paru," ujarnya.
Terakhir, vaksinasi. Pastikan sapi kurban telah mendapatkan vaksinasi dan pengobatan cacing secara rutin untuk menjaga kesehatan.
"Kami berharap dengan tips ini masyarakat dapat memastikan bahwa sapi kurban yang dibeli berkualitas baik dan sehat," pungkasnya. (ril)
Editor : Syahril.