Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kadis Pendidikan Kota Palu Soroti Marak Pelajar Kumpul di Tempat Tak Wajar Hingga Tengah Malam

Syahril. • Senin, 26 Mei 2025 | 12:02 WIB
BERI IMBAUAN : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Hardi saat memberikan pidato dalam pelepasan siswa kelas 9 di SMP Negeri 2 Palu.
BERI IMBAUAN : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Hardi saat memberikan pidato dalam pelepasan siswa kelas 9 di SMP Negeri 2 Palu.

RADAR PALU - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Hardi berpesan kepada seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palu agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dilarang oleh negara dan agama.

Juga menghindari aktivitas yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Salah satu yang disoroti oleh Hardi, yakni aktivitas begal dan geng motor di Kota Palu. Mirisnya, para pelaku begal dan geng motor ini umumnya masih usia pelajar.

"Salah satu yang fokus kita adalah bagaimana perilaku anak muda sekarang ini, ada begal motor," katanya.

Hal itu ia sampaikan pada pelepasan siswa kelas 9 SMP Negeri 2 Palu di Jalan Monginsidi, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (26/5/2025).

Selain geng motor, Hardi juga menyoroti maraknya remaja berstatus pelajar kumpul-kumpul di tempat yang tak wajar hingga tengah malam. "Sehingga hal itu menjadi sorotan masyarakat," ujarnya.

Dia berharap kolaborasi peran, antara pihak sekolah, keluarga dan masyarakat untuk mengawasi perilaku siswa menjadi sangat penting.

Pihak sekolah diimbau tidak hanya menjemput siswa dari depan gerbang sekolah, bila perlu sambung dia, tas siswa harus digeledah.

Telepon pintar siswa juga harus diperiksa. Di grub media sosial mana saja dia bergabung.

Wali kelas juga diingatkan agar tidak hanya mengawasi siswa selama di sekolah, malam hari juga perlu dibangun koordinasi dengan orang tua siswa guna memantau aktivitas siswa.

"Kita hang jangan melakukan kontrol di sekolah, kontrol 24 jam juga bisa dilakukan asal punya komitmen dan kemauan untuk menjaga generasi penerus bangsa," harapnya.

Selain itu dalam kesempatan tersebut, Hardi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palu juga terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan, baik peningkatan sarana dan prasaran kualitas guru, maupun pemberian bantuan pendidikan kepada siswa yang membutuhkan.

"Kami percaya bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul, cerdas dan berakhlak," pungkasnya. (ril)

Editor : Syahril.
#SMP Negeri 2 Palu #Hardi #pendidikan #sulawesi tengah #disdikbud kota palu #kota palu #Geng motor #begal