MoU Pegadaian-Unismuh Palu, Dorong Kampus Emas dan Ekonomi Syariah

Rina Abd Halik • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:35 WIB
Foto bersama usai pendatanganan MoU PT Pegadaian Kantor Area Palu bersama Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu. (Rina/Radar Palu).
Foto bersama usai pendatanganan MoU PT Pegadaian Kantor Area Palu bersama Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu. (Rina/Radar Palu).

RADAR PALU – PT Pegadaian Kantor Area Palu bersama Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu resmi menjalin kerjasama kemitraan, di tandai dengan penandatanganan MoU. Acara tersebut dirangkaikan dengan Seminar Nasional Ekonomi Syariah yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan iklusi keuangan syariah kepada mahasiswa.

Deputy Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Palu, Putra Aspin Rahmatullah mengatakan, salah satu fokus kerja sama tersebut yakni mendorong Unismuh Palu menjadi salah satu pionir kampus emas.

Menurutnya, konsep tersebut akan diwujudkan melalui literasi kepada mahasiswa mengenai produk tabungan emas Pegadaian. Selain mahasiswa, para dosen juga dapat memanfaatkan berbagai produk Pegadaian, termasuk produk cicil emas.

Baca Juga: Komisi III DPRD Sulteng Tunda RDP Matarape, Izin Lintas Perusahaan Dipertanyakan

“Bagaimana kita mengemaskan kampus ini dengan cara apa? Para mahasiswa kita literasi untuk buka tabungan emas. Kemudian para dosen pun juga bisa menggunakan produk-produk Pegadaian, termasuk cicil emasnya juga,” ujar Putra kepada Radar Palu saat ditemui pada Rabu (7/10/2026).

Selain memberikan literasi terkait investasi emas, kerja sama tersebut juga mencakup keterlibatan Pegadaian dalam memberikan materi kewirausahaan kepada mahasiswa.

Putra menyebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari lingkungan kampus, tetapi juga dapat memiliki pendapatan tambahan sehingga dapat belajar hidup mandiri.

Baca Juga: Kabar Baik, Morowali-Morut Masuk Pengolah dalam kepmen 157 

“Targetnya adalah para mahasiswa ini menjadi entrepreneurship yang tidak hanya belajar di lingkungan kampus, tetapi juga bisa menghasilkan pendapatan di luar itu. Sehingga satu sisi tidak membebani orang tua terlalu berat dan bisa belajar hidup mandiri karena ada pendapatan sampingan,” jelasnya.

Kerja sama juga membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman kerja melalui program magang di Pegadaian.

Mahasiswa yang mengikuti program tersebut nantinya juga dapat didaftarkan sebagai agen Pegadaian sehingga berpeluang memperoleh pendapatan tambahan.

Baca Juga: Terungkap Rekaman CCTV dalam Sidang Terdakwa 79 Tahun: Tak Ada Gerakan Refleks Korban

“Ketika ada para mahasiswa mau magang, itu bisa mendaftar ke Pegadaian, jadi dapat pengalaman kerja. Kami daftarkan sebagai agen Pegadaian, dapat pendapatan sampingan juga,” katanya.

Putra menambahkan, kerja sama Pegadaian dan Unismuh Palu juga diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah.

Hal itu sejalan dengan program dari unit usaha syariah Pegadaian yang menyelenggarakan berbagai kegiatan terkait ekonomi syariah, termasuk seminar nasional ekonomi syariah.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat menjadi langkah awal dalam menggerakkan ekonomi syariah, yang dimulai dari lingkungan mahasiswa.

Baca Juga: IMIP dan Geliat Ekonomi Lokal Bahodopi

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal yang baik dalam menggerakkan perekonomian syariah dengan kita mulai melalui lingkungan mahasiswa," tandasnya.***

Editor : Rina Abd Halik
Cicilan Emas Kampus Emas investasi Tabungan Emas Pegadaian Area Palu