
RADAR PALU – Program cicilan emas Pegadaian Area Palu menunjukkan perkembangan positif. Hingga Juli 2026, total cicilan emas yang berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Palu telah mencapai sekitar 7,7 kilogram.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Palu, Putera Aspin Rahmatullah, mengatakan ASN menjadi sasaran awal program tersebut karena dinilai dapat menjadi role model bagi masyarakat dalam membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi emas.
Menurut Putera, apabila ASN di lingkungan pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun berbagai instansi mulai menabung emas, langkah tersebut diharapkan dapat diikuti masyarakat secara lebih luas.
Baca Juga: Kontribusi Pindar untuk UMKM Semakin Meningkat, Tembus Rp35,12 Triliun
“ASN ini bisa menjadi role model. Ketika para ASN, baik dari Pemprov, Pemkot maupun seluruh instansi, sudah mulai menabung, maka masyarakat Kota Palu ataupun Sulawesi Tengah juga akan ikut,” ujar Putera kepada Radar Palu saat ditemui pada Minggu (23/08/2026).
Ia menjelaskan, dari hasil pemetaan terhadap 61 instansi di Kota Palu, sebanyak 45 instansi telah mendapatkan literasi mengenai program emas dari Pegadaian.
Hasilnya cukup signifikan. Sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada September 2025 hingga Juli 2026, total cicilan emas dari kalangan ASN di berbagai instansi tersebut telah mencapai 7,7 kilogram.
“Jadi progresnya sebenarnya sudah sangat baik,” katanya.
Putera menegaskan, angka 7,7 kilogram tersebut khusus berasal dari program yang menyasar ASN. Capaian itu belum termasuk masyarakat umum yang datang langsung ke outlet Pegadaian untuk melakukan cicilan maupun menabung emas.
Untuk saat ini, Pegadaian Area Palu masih memprioritaskan ekspansi program tersebut di wilayah Kota Palu. Setelah penguatan program di Kota Palu, ekspansi ke kabupaten lain di Sulawesi Tengah ditargetkan mulai dilakukan secara bertahap pada 2027.
Baca Juga: Sambut Kontingen Banggai Kepulauan Rombongan Perdana POPDA, Pemkab Buol Siapkan Pelayanan Terbaik
“Kami akan ekspansi dulu Kota Palu. Setelah ini mungkin 2027 akan ekspansi ke luar kota dan kabupaten,” jelasnya.



