RADAR PALU – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah (Kanwil Sulteng) bersama mitra penggilingan CV Pilar Pangan Khatulistiwa menggelar kegiatan PMO Mitra Tani Bulog bertema “SAPA TANI” di Desa Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan tersebut menjadi forum pertemuan antara Bulog, petani, mitra penggilingan, dan pemangku kepentingan sektor pertanian untuk mendukung penguatan ketahanan pangan serta program swasembada pangan berkelanjutan.
Dalam kegiatan itu, Bulog Kanwil Sulteng mengundang puluhan petani untuk mendapatkan pengetahuan mengenai kualitas gabah dan beras yang dapat diserap dari petani lokal.
Baca Juga: Kejari Palu Musnahkan 1,2 Kg Sabu dan Barang Bukti dari 77 Perkara
Edukasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap mutu hasil panen, sehingga hasil produksi yang memenuhi kualitas dapat diserap secara optimal.
Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Manajer PMO Mitra Tani Perum Bulog Nurlissa Anggraeni, Manajer POP Perum Bulog Kanwil Sulteng Mohammad Aziizu Faisal, dan Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Kasimbar I Gusti Made Suastana.
Melalui kegiatan SAPA TANI, Bulog mendorong terbangunnya komunikasi dan koordinasi yang lebih kuat antara petani, mitra penggilingan, serta pemangku kepentingan pertanian di tingkat daerah.
Baca Juga: Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Buktikan Komitmen Lingkungan Berbuah Prestasi Nasional
Program PMO Mitra Tani Bulog merupakan bagian dari upaya penguatan pengelolaan dan koordinasi kemitraan dalam rantai pasok pangan, khususnya melalui keterlibatan petani dan penggilingan.
Dalam pelaksanaannya, forum tersebut menjadi ruang untuk membahas kebutuhan petani, pengelolaan hasil panen, penyerapan gabah dan beras, serta dukungan terhadap keberlanjutan produksi pangan.
Keterlibatan mitra penggilingan menjadi salah satu unsur dalam mendukung proses pengolahan hasil pertanian. Karena itu, sinergi antara Bulog dan pelaku usaha di sektor pangan terus diperkuat.
Baca Juga: Progres Jalan Tolai-Sausu Capai 78,43 Persen, Lampaui Target 77,34 Persen
Melalui kolaborasi tersebut, Bulog berupaya mendukung terciptanya ekosistem pangan yang melibatkan petani, penggilingan, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu, kehadiran UPTD Pertanian Kecamatan Kasimbar memberikan ruang bagi penguatan koordinasi dengan pemerintah di tingkat kecamatan, terutama dalam mendukung produktivitas pertanian dan keberlanjutan program pangan.
Kegiatan SAPA TANI diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi berkelanjutan untuk memperkuat hubungan antarpemangku kepentingan, meningkatkan koordinasi, dan mendukung pencapaian swasembada pangan secara berkelanjutan.***
Editor : Rina Abd Halik