Akulaku Finance Dorong UMKM Palu Tingkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

Rina Abd Halik • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:51 WIB

 

Foto bersama dalam kegiatan Berani Beraksi yang dilaksanakan oleh Akulaku di Kota Palu. (Rina/Radar Palu).
Foto bersama dalam kegiatan Berani Beraksi yang dilaksanakan oleh Akulaku di Kota Palu. (Rina/Radar Palu).

RADAR PALU – PT Akulaku Finance Indonesia mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palu untuk semakin mengenal dan bijak dalam menggunakan layanan keuangan digital.

Hal tersebut disampaikan Public Relations Manager PT Akulaku Finance Indonesia, Esther Rahayu Andarti, dalam seminar edukasi literasi keuangan yang digelar di Palu.

Esther mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pemahaman mengenai layanan keuangan digital yang tersedia di Indonesia.

Baca Juga: Anggaran Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Anak Minim, Bunda Wiwik Soroti Penguatan Layanan

“Jadi semoga pulang dari sini Bapak dan Ibu bisa semakin adaptif dan semakin bijak dalam menggunakan layanan keuangan, khususnya untuk mengembangkan usaha Bapak dan Ibu,” ujar Esther dalam sambutannya pada Kamis (17/9/2026).

Menurut Esther, sebagai bagian dari industri jasa keuangan di Indonesia, Akulaku Finance Indonesia percaya bahwa literasi keuangan merupakan fondasi untuk mewujudkan industri keuangan yang berkelanjutan.

Ia menyebut, kegiatan tersebut merupakan agenda ketiga yang dilakukan pihaknya pada tahun ini. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Ambon dan Jambi.

Baca Juga: Karhutla Moutong Barat Hanguskan 1 Hektare Kebun Kelapa, Mobil Damkar Dibutuhkan

“Palu ini merupakan kota ketiga kami tahun ini. Dan sebelumnya kami sudah ke Ambon, sudah ke Jambi di awal Tahun. Sama ketemu juga dengan rekan-rekan UMKM di sana,” katanya.

Esther mengatakan, kegiatan literasi tersebut akan terus dilanjutkan ke depannya. Ia menyebut, tahun ini merupakan tahun ketiga pihaknya menggelar kegiatan literasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Esther juga menyampaikan bahwa menjalankan usaha bukanlah hal yang mudah. Pelaku usaha menghadapi berbagai tantangan, mulai dari permodalan, pemasaran, hingga persaingan di era digital.

Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan literasi, inklusi finansial, dan edukasi masyarakat dalam menghadapi perkembangan digitalisasi ke depan.

“Semoga apa yang kami selenggarakan pada hari ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan literasi inklusi finansial dan edukasi masyarakat untuk menghadapi perkembangan digitalisasi ke depannya,” tutur Esther.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah Richard Arnaldo menyambut baik kolaborasi dengan Akulaku Finance yang dinilai dapat membuka akses pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui layanan keuangan digital.

Baca Juga: Penyebab Antrean BBM di SPBU Buol Terungkap: Kendala Distribusi dan Pembatasan Pasokan jadi Pemicu

Menurutnya, perkembangan teknologi turut mengubah cara pelaku usaha memperoleh akses permodalan. Kehadiran lembaga keuangan digital yang resmi dan diawasi regulator diharapkan dapat memberikan alternatif pembiayaan yang lebih mudah dan efisien bagi pelaku UMKM.

“Modal adalah bahan bakar bagi usaha. Ketika pesanan melimpah, hasil dari digital marketing, pelaku usaha tidak perlu lagi bingung atau menolak pesanan karena kekurangan modal,” katanya.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus berupaya mendampingi dan memfasilitasi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

Baca Juga: Diduga Barcode Pertalite Dipakai Orang Lain, Polisi Kumpulkan Bukti

Richard juga mengajak peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan, berdiskusi dengan narasumber, serta membangun jejaring antarpelaku usaha.

“Manfaatkan setiap detik dari kegiatan ini, bertanyalah sedalam-dalamnya kepada narasumber dan bangun jejaring yang kuat antara sesama pelaku usaha,” pungkasnya.***

Editor : Rina Abd Halik
Akulaku Disperindag Sulteng Literasi Keuangan kota palu Keuangan Digital